Cikal Bintang
, Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |18:31 WIB

Shin Tae-yong kecewa laga Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)
PELATIH Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyayangkan laga melawan Java United pada pekan ketiga Super League 2026-2027 kudu digelar tanpa penonton. Pertandingan tersebut dijadwalkan berjalan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu 19 September 2026 pukul 19.00 WIB.
Kepastian laga tanpa penonton membikin Shin Tae-yong tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, kondisi tersebut merugikan Persija Jakarta nan berstatus sebagai tim tuan rumah.
Shin Tae-yong kecewa laga Persija vs Java United digelar di Bali dan tanpa penonton. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
"Ya, singkat kata, ini sangat disayangkan. Sangat disesalkan dan menyedihkan. Ini adalah laga kandang kami, tetapi para pendukung tuan rumah tidak bisa datang memberikan support secara langsung," kata Shin Tae-yong dalam konvensi pers menjelang laga, Jumat (18/9/2026).
1. Bermain di Tempat Netral
Pemindahan pertandingan ke Bali juga dinilai membikin Persija Jakarta kehilangan untung sebagai tuan rumah. Shin Tae-yong apalagi menyebut pertandingan tersebut terasa seperti digelar di tempat netral.
"Kenyataan bahwa kami kudu memainkan laga kandang di tempat netral betul-betul membikin hati saya sakit. Secara pribadi, saya sangat berambisi perihal seperti ini tidak terjadi lagi," tutur pembimbing asal Korea Selatan tersebut.
Meski kecewa, Shin Tae-yong tetap berambisi support The Jakmania -suporter Persija Jakarta- tetap diberikan dari rumah. Ia memastikan tim bakal berupaya memberikan penampilan terbaik untuk menjawab support tersebut.
"Namun, saya bakal sangat berterima kasih jika para pendukung tetap memberikan banyak support dari rumah sembari menonton di TV. Kami bakal memberikan nan terbaik untuk menjawab angan tersebut," tegasnya menambahkan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·