Laba Bersih Samator (AGII) Capai Rp 67,4 M pada Semester I 2026, Melonjak 178%

Sedang Trending 1 hari yang lalu
PT Samator Indo Gas Tbk. Foto: Dok. PT Samator Indo Gas

PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) membukukan lonjakan untung bersih sebesar 178 persen secara tahunan alias year on year (yoy) menjadi Rp 67,4 miliar pada semester I 2026. Sedangkan laba bersih nan diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 65,2 miliar.

Pendapatan perseroan naik 8,9 persen yoy menjadi Rp 1,54 triliun, didorong permintaan dari sektor industri dan jasa kesehatan. Laba kotor meningkat 12,8 persen menjadi Rp 725,6 miliar dengan margin untung kotor naik menjadi 47,0 persen dari 45,4 persen pada semester I 2025.

Di sisi profitabilitas, EBITDA tercatat naik 10 persen menjadi Rp 452,5 miliar, sekaligus menjadi capaian EBITDA semester pertama tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Sementara adjusted EBITDA mencapai Rp 449,7 miliar alias tumbuh 13,7 persen yoy.

CEO AGII, Rachmat Harsono, mengatakan keahlian pada semester I 2026 mencerminkan perbaikan esensial operasional perusahaan.

“Peningkatan margin untung kotor sebesar 160 pedoman poin mencerminkan perbaikan esensial dalam operasional kami, mulai dari peningkatan utilisasi pabrik, efisiensi proses produksi, penghematan konsumsi listrik hingga optimasi rantai pasok, bukan semata-mata lantaran aspek non-berulang,” kata Rachmat dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7).

Rachmat mengatakan perusahaan bakal mempertahankan konsentrasi pada efisiensi dan pertumbuhan berkepanjangan pada paruh kedua tahun ini.

“Memasuki semester kedua, kami bakal tetap berfokus pada eksekusi nan disiplin, pengendalian biaya nan ketat, serta pertumbuhan nan berkepanjangan dan menguntungkan bagi seluruh pemegang saham,” ujar Rachmat.

Dari sisi operasional, pertumbuhan pendapatan ditopang meningkatnya permintaan dari sektor kesehatan, manufaktur, pengolahan logam, makanan dan minuman, serta elektronik. Beban operasional juga tumbuh lebih rendah dibandingkan pendapatan, sehingga memperkuat operating leverage perseroan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan