Ahli Tata Kenegaraan Wahiduddin Adams (tengah), Anggota Komisi Yudisial, Anita Kadir (kiri) dan Anggota Komisi Yudisial, Abhan (kanan) menguji calon pengadil agung saat tes wawancara terbuka di Gedung Komisi Yudisial , Jakarta, Selasa (4/8/2026). Sebanyak 23(MI/Usman Iskandar)
KOMISI Yudisial (KY) menegaskan proses seleksi calon hakim agung dan calon pengadil ad hoc di Mahkamah Agung (MA) Tahun 2026 tetap berjalan. KY mengakui ada masukan dan kritik dari masyarakat sipil untuk moratorium seleksi pengadil agung.
Anggota KY sekaligus Juru Bicara KY Anita Kadir mengatakan, pihaknya menghormati setiap masukan nan disampaikan masyarakat. Namun, dia mengatakan seleksi pengadil agung merupakan mandat konstitusional nan kudu dijalankan.
“KY terbuka terhadap segala corak masukan dan kritik sebagai kontrol publik dan memastikan proses seleksi pengadil agung dan calon pengadil ad hoc di MA terus memenuhi prinsip independensi, objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan integritas,” kata Anita.
Menurut Anita, kritik publik merupakan bagian krusial dalam sistem kontrol terhadap penyelenggaraan kewenangan KY. Karena itu, pihaknya memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan independen.
Ia mengatakan setiap tahapan proses seleksi telah disampaikan kepada publik sehingga masyarakat dapat memantau sekaligus mengikuti perkembangan proses tersebut.
Selain itu, KY telah membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan info mengenai rekam jejak para calon. Informasi tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses seleksi calon pengadil agung dan calon pengadil ad hoc di MA.
Anita menilai proses seleksi mempunyai posisi strategis lantaran berangkaian langsung dengan masa depan lembaga peradilan serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap MA.
“Karena itu, KY telah secara berkala dan terus melakukan pertimbangan terhadap penyelenggaraan proses seleksi untuk memastikan sistem nan diterapkan tetap relevan, kredibel, dan bisa menghasilkan calon pengadil agung dan calon pengadil ad hoc di MA nan berintegritas dan kompeten,” tegasnya. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·