Kurs Rupiah Sentuh Rekor Terendah, BI Pastikan Intervensi Maksimal

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Petugas menunjukkan pecahan mata duit dolar Amerika Serikat dan mata duit Rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah dan menyentuh level terendah sepanjang sejarah pada perdagangan Selasa (5/5). Berdasarkan info Bloomberg, rupiah dibuka turun 13,50 poin alias 0,08 persen ke Rp 17.407 per dolar AS.

Pelemahan bersambung hingga pukul 09.52 WIB, di mana rupiah terkoreksi lebih dalam sebesar 18,00 poin alias 0,10 persen ke level Rp 17.412 per dolar AS. Bahkan pukul 10.44 WIB, rupiah kembali melemah 31,50 poin (0,18 persen) ke Rp 17.425 per dolar AS.

Di tengah tekanan ini, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Bank Indonesia (BI), Erwin Gunawan Hutapea, menegaskan komitmen BI dalam mengawal pergerakan rupiah agar tetap sesuai esensial ekonomi.

“Bank Indonesia bakal terus datang di pasar untuk memastikan sistem pasar melangkah dengan baik dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya,” jelas Erwin dalam keterangannya, Selasa (5/5).

instagram embed

Erwin menjelaskan, pelemahan rupiah bukan kejadian nan berdiri sendiri. Sejak meningkatnya bentrok di Timur Tengah khususnya Perang Iran-AS, sejumlah mata duit negara berkembang juga mengalami tekanan serupa.

Untuk meredam gejolak, BI mengoptimalkan intervensi di pasar kurs asing (valas) melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder.

“Langkah ini dilakukan secara konsisten untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah berlanjutnya tekanan global,” terang Erwin.

Erwin menyebutkan, sejumlah mata duit negara tetangga juga terpantau lemah seperti Filipina Peso melemah sebesar 6,58 persen, Thailand Baht melemah 5,04 persen, India Rupee melemah 4,32 persen, demikian pula dengan Chili Peso lemah 4,24 persen, Indonesia Rupiah melemah 3,65 persen, dan Korea Won melemah 2,29 persen.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan