Kulit Wanita Ini Menghitam Setelah Minum Obat Antibiotik buat Rosacea

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kulit wanita menghitam usia minum obta antibiotik. Foto: The New England Journal of Medicine

Seorang wanita berumur 68 tahun di Amerika Serikat mengalami perubahan warna kulit nan tidak biasa setelah mengonsumsi obat antibiotik untuk mengatasi rosacea. Dalam waktu singkat, bercak gelap muncul di beberapa bagian tubuhnya, mulai dari lengan hingga kaki. Studi kasus ini tayang di jurnal The New England Journal of Medicine.

Awalnya bercak tersebut tampak seperti memar berwarna biru tua dan ungu. Namun, seiring berjalannya waktu, warnanya berubah menjadi hitam pekat. Saat memeriksa pasien, master menemukan hiperpigmentasi berwarna biru keabu-abuan pada lengan bawah dan tulang keringnya. Perubahan warna juga terlihat di sisi lidah pasien.

Wanita nan tidak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa bercak pertama kali muncul di kakinya sebelum menyebar ke bagian tubuh lain. Ia juga mengungkapkan bahwa dua minggu sebelum bercak muncul, dirinya mulai mengonsumsi minocycline, antibiotik oral nan diresepkan dokter.

Obat tersebut diberikan dalam dosis 100 miligram per hari untuk mengatasi rosacea, kondisi kulit kronis nan menyebabkan kemerahan dan peradangan pada wajah. Rosacea juga bisa memicu munculnya benjolan merah mini dan jerawat bernanah di kulit. Antibiotik seperti minocycline diketahui dapat membantu mengurangi indikasi tersebut lantaran mempunyai pengaruh antibakteri dan antiinflamasi.

Dokter kemudian mendiagnosis pasien mengalami hiperpigmentasi akibat minocycline jenis II. Kondisi ini ditandai dengan perubahan warna biru keabu-abuan pada kulit normal di bagian luar lengan dan kaki.

Selain jenis II, antibiotik ini juga diketahui dapat memicu dua jenis hiperpigmentasi lain. Tipe II, bercak biru kehitaman pada area kulit wajah nan mengalami luka alias peradangan. Tipe III, perubahan warna cokelat kusam pada area tubuh nan sering terkena sinar matahari.

Kulit wanita menghitam usia minum obta antibiotik. Foto: The New England Journal of Medicine

Dokter meminta pasien menghentikan penggunaan minocycline dan menghindari paparan sinar mentari langsung lantaran sinar ultraviolet diduga dapat memperparah hiperpigmentasi. Enam bulan kemudian, warna gelap pada lengan dan kaki pasien mulai sedikit memudar, meski tetap terlihat jelas.

Efek samping hiperpigmentasi sebenarnya bukan perihal nan sepenuhnya langka pada pengguna minocycline dengan rosacea. Sejumlah penelitian memperkirakan sekitar 28 persen pasien dapat mengalami kondisi tersebut, meski nomor pastinya belum diketahui.

Fakta menarik lainnya adalah kecepatan munculnya gejala. Perubahan warna kulit terjadi hanya dua minggu setelah pasien mulai mengonsumsi obat. Biasanya, hiperpigmentasi jenis II dan jenis III baru muncul setelah penggunaan obat selama berbulan-bulan.

Para peneliti menjelaskan bahwa kondisi ini kemungkinan berangkaian dengan penumpukan metabolit obat di dalam tubuh. Zat hasil pemecahan minocycline dapat berikatan dengan unsur besi lampau menumpuk di sel imun berjulukan makrofag.

Selain itu, obat ini juga diduga meningkatkan aktivitas sel penghasil melanin, pigmen nan memberi warna pada kulit. Kombinasi tersebut dapat menyebabkan munculnya bercak gelap nan memperkuat lama.

Dalam beberapa kasus, warna kulit dapat memudar setelah berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah obat dihentikan. Namun pada hiperpigmentasi jenis III, perubahan warna kadang berkarakter permanen.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan