Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam lawatan ke China pada pekan ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah meminta Kementerian Keuangan negeri gorden bambu itu untuk menyukseskan publikasi Panda Bond miliki Indonesia.
Ia mengatakan, support dari Kementerian Keuangan China ini menjadi krusial lantaran mengusai banyak BUMN nan mempunyai biaya besar. Dengan begitu, mempunyai kapabilitas nan kuat untuk menyerap surat utang negara berdenominasi renminbi.
"Kita melakukan obrolan beragam hal. Utamanya saya minta Kementerian Keuangan China untuk ikut mendukung publikasi Panda Bond di China," kata Purbaya dalam keterangannya, dikutip Kamis (18/6/2026).
"Dan rupanya Kementerian Keuangan China itu penguasa banyak BUMN China termasuk CITIC (China International Trust Investment Corporation),dan lain-lain nan punya biaya besar. Sehingga dokungan dari Kementerian Keuangan China banget krusial untuk kesuksesan publikasi Panda Bond," tegasnya.
Sebagai informasi, dalam kunjungan ke China Purbaya juga dijadwalkan untuk berjumpa 15 penanammodal institusi.
Investor lembaga ini merupakan pengelola biaya besar di China, di antaranya adalah Agriculture Bank of China, Zhong Ou Asset Management, hingga ICBC Wealth Management.
Setelah ke China, Purbaya rencananya bakal terbang ke London untuk menghadiri Investor Meeting dengan para penanammodal Eropa.
"Kan kita tetap komunikasi dengan penanammodal sekarang dan besok. Minggu depan kita bakal mulai proses publikasi Panda Bond," tegas Purbaya.
(arj/arj)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·