Kualitas Udara Memburuk, Medan Hentikan Sementara Sekolah Tatap Muka

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Kualitas Udara Memburuk, Medan Hentikan Sementara Sekolah Tatap Muka Kondisi udara jalan tol Medan-Lubuk Pakam, Kamis (15/10/2026).(MI/Yosep Pencawan)

PEMERINTAH Kota Medan, Sumatra Utara, menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di sekolah. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi akibat penurunan kualitas udara akibat kabut asap nan melanda wilayah tersebut.

Sebagai gantinya, diterapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada 16-21 Oktober 2026. Kebijakan ini bertindak untuk seluruh satuan pendidikan mulai dari pendidikan anak usia awal (PAUD), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan Ahmad Barli mengatakan, kebijakan tersebut menindaklanjuti petunjuk Gubernur Sumut.

"Ini sebagai perlindungan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga pendidikan," ujar Ahmad Barli di Medan, Jumat (16/10).

Ahmad mengatakan, pihaknya telah menyampaikan kebijakan PJJ kepada seluruh satuan pendidikan untuk segera diterapkan. Proses belajar dilakukan dari rumah masing-masing melalui platform digital alias media komunikasi nan disesuaikan oleh sekolah.

Dia juga meminta sekolah mengimbau orang tua alias wali siswa untuk mengawasi aktivitas belajar anak. Peserta didik diminta tetap berada di dalam rumah selama jam belajar dan membatasi aktivitas di luar rumah.

Menurut Ahmad, pembimbing tetap kudu memastikan materi pembelajaran tersampaikan secara proporsional. Beban tugas nan diberikan kepada peserta didik juga tidak boleh berlebihan.

Ahmad menuturkan, penyelenggaraan PJJ bakal dievaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara serta petunjuk dari pihak berwenang.

Pemerintah Kota Medan bakal menyampaikan info lebih lanjut mengenai kemungkinan perpanjangan PJJ alias kembalinya aktivitas belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

"Informasi mengenai perpanjangan alias kembalinya KBM tatap muka bakal disampaikan kemudian," pungkas Ahmad. (YP/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑