KSAD Buka Suara Soal Viral Kopdes Gusur Sekolah di NTT

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak angkat bunyi soal viral video nan menarasikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menggusur sebuah sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Maruli mengaku belum menerima perincian berita tersebut. Namun, dia meyakini penggusuran sekolah hanya untuk Kopdes sebagai berita nan tidak masuk akal.

"Enggak, itu banyak buletin nan kudu kita klarifıkasi ya. Kayaknya enggak mungkin se-ekstrem itu ya. Masa ada sekolah ditiadakan seperti itu," ujar Maruli usai rapat di Komisi I DPR, Rabu (10/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut saya enggak normal jika ada orang membubarkan sekolah," imbuhnya.

Maruli mengatakan dirinya bakal memastikan terlebih dulu berita tersebut. Dia apalagi meyakini perihal itu hanya ramai di media.

"Cuma sibuk di media aja kadang-kadang nan begini-begitu. Tapi realistisnya kan nggak mungkin ada sekolah nan sudah terdaftar terus ditiadakan," kata dia.

Sementara, Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas sebelumnya menyatakan TNI tidak menggusur sekolah untuk membangun Kopdes Merah Putih. Nas menyebut Kopdes dibangun di belakang sekolah.

Menurut Nas, Babinsa TNI hanya menggeser tiang dekat sekolah untuk manuver perangkat berat nan bakal digunakan untuk pembangunan Kopdes.

"Nah, pas manuver perangkat berat, kena tiang sekolah nan pojok. Si petugas Dandim dan Babinsa berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah wilayah 'Pak Lurah, Kepala Desa. Boleh nggak ini kita geser sebentar, Pak, tiang ini?' Boleh, silakan'," kata Nas.

Mengutip Detik.com, video TNI nan menggusur SDN Wolomoni viral di media sosial (medsos). Video nan beredar di medsos memperlihatkan beberapa TNI mengenakan seragam komplit melakukan penggusuran sekolah menggunakan perangkat berat seperti ekskavator.

Dalam rekaman video, sejumlah penduduk berupaya mengadang ekskavator nan masuk ke area sekolah.

(thr/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional