Kronologi Pendaki Ilegal Terjatuh di Jurang Gn Semeru: Sempat Minta Tolong Ortu

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pendaki nan terjatuh di lembah Gunung Semeru. Foto: Dok. Balai Besar TNBTS

Seorang pendaki berinisial C (18 tahun) dilaporkan terjatuh ke lembah Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Malang. Pendaki itu naik ke Gunung Semeru melalui jalur terlarangan di area Candi Jawar, Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, berbareng dua temannya.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengungkapkan peristiwa ini diketahui setelah korban menghubungi orang tuanya untuk meminta bantuan.

"Salah satu pendaki dilaporkan menghubungi orang tuanya dan menyampaikan bahwa dirinya terjatuh di lereng Gunung Semeru, serta memerlukan pertolongan. Korban juga sempat mengirimkan titik koordinat letak terakhir sebelum komunikasi terputus," kata Rudijanta Tjahja Nugraha, saat dikonfirmasi pada Rabu (3/6).

Korban diketahui dalam kondisi selamat. Ia mengalami dislokasi dan memerlukan support evakuasi.

Tim SAR telah dikerahkan untuk mengevakuasi korban. Tenaga medis juga disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama setelah korban sukses dievakuasi.

Pendaki nan terjatuh di lembah Gunung Semeru. Foto: Dok. Balai Besar TNBTS

Berikut kronologi kejadian tersebut:

Senin, 1 Juni 2026

Korban menghubungi orang tuanya. Menyampaikan kondisinya terjatuh di lereng Gunung Semeru. Ia meminta support pertolongan.

Dalam komunikasi tersebut korban juga mengirimkan titik koordinat terakhir sebelum komunikasi terputus.

Keluarga pendaki itu sempat berkoordinasi dengan Koramil Tirtoyudo dan Ampelgading

Pukul 22.00 WIB

Ayah korban berbareng enam penduduk Kaliputih, Kecamatan Ampelgading, mencoba menuju letak titik nan dikirimkan oleh korban.

"Untuk mencapai letak tersebut diperlukan waktu tempuh sekitar 8 jam melangkah kaki melalui medan nan terjal, curam, dan minim akses," kata Rudijanta.

Selasa, 2 Juni 2026

Rudijanta mengatakan sekitar pukul 10.00 WIB korban dilaporkan telah ditemukan. Tapi proses pemindahan tak bisa berjalan saat itu lantaran kondisi korban nan terluka dan medan cukup berat.

"Proses pemindahan mengalami hambatan lantaran kondisi medan nan cukup berat, sehingga memerlukan support personel tambahan. Pada Selasa sore, tim tambahan dari masyarakat Tamansatriyan, Tamansari, dan Tlogosari, diberangkatkan menuju letak untuk membantu proses evakuasi," terangnya.

Rabu, 3 Juni 2026

Tim campuran dari BB-TNBTS, Basarnas, TNI Polri, relawan, dan masyarakat sekitar, kembali bergerak naik ke letak koordinat nan dikirimkan korban untuk melanjutkan proses evakuasi.

"Korbannya belum datang, diperkirakan tiba di posko pemindahan sore ini, andaikan kondisi cuaca dan medan memungkinkan. Posko pemindahan sementara berada di rumah penduduk setempat. Ambulans dan tenaga kesehatan telah disiagakan, untuk memberikan penanganan medis awal kepada korban sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat andaikan diperlukan," bebernya.

Mendaki Secara Ilegal

Pendaki nan terjatuh di lembah Gunung Semeru. Foto: Dok. Balai Besar TNBTS

Rudijanta memastikan jalur nan digunakan ketiga pendaki itu bukan jalur resmi. Mereka mendaki secara terlarangan melalui jalur Candi Jawar nan bukan merupakan akses pintu masuk ke area Gunung Semeru.

"Jalur nan digunakan bukan merupakan jalur resmi pendakian wisata nan dikelola BB-TNBTS. Lokasi tersebut merupakan akses tidak resmi dan masyarakat setempat juga mengetahui bahwa jalur tersebut bukan merupakan pintu masuk maupun jalur nan digunakan untuk aktivitas pendakian Gunung Semeru," tegasnya.

Saat ini kata Rudi, aktivitas pendakian ke Gunung Semeru sejak 24 April 2026 hanya diperbolehkan sampai ke Ranu Kumbolo. Pendakian juga diwajibkan menggunakan pendamping nan telah ditetapkan oleh BB-TNBTS selaku pengelola area taman nasional.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendakian melalui jalur tidak resmi, maupun memasuki area Gunung Semeru selama penutupan pendakian tetap diberlakukan akibat aktivitas vulkanologi Gunung Semeru," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan