Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Senin, 02 Maret 2026 |16:08 WIB

Kronologi Lengkap TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita Uang Puluhan Juta hingga Senjata Api
NABIRE — Pasukan campuran TNI-Polri melakukan upaya penegakan norma terhadap kelompok KKB Aibon Kogoya. Dalam operasi tersebut, terjadi kontak tembak antara abdi negara dan golongan pidana bersenjata (KKB). Aparat menguasai letak dan mengamankan sejumlah peralatan bukti penting.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengungkapkan kronologi penindakan tersebut. Yusuf mengatakan, setelah abdi negara memperoleh info mengenai keberadaan KKB di salah satu markas persembunyian mereka.
“Saat personel campuran mendekati lokasi, golongan bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak. Setelah beberapa waktu, golongan tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas,” ujar Kombes Yusuf, Senin (2/3/2026).
Dalam penggeledahan di lokasi, abdi negara mengamankan 561 butir amunisi dari beragam kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek, serta 10 magazen, magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101. Selain itu, turut diamankan 12 unit telepon genggam, lima unit handy talky (HT), serta duit tunai sebesar Rp79.900.000.
“Temuan lain nan menjadi perhatian abdi negara adalah dua unit telepon genggam nan diduga milik korban tindakan kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik personil Brimob Batalion C nan gugur akibat tindakan penyerangan tahun lalu,”ujarnya.
Sementara satu unit lainnya diduga milik seorang tenaga kerja sipil alias petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire oleh KKB beberapa pekan lalu.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·