Seorang balita wanita berumur 4 tahun di Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas saat rumahnya terbakar, pada Kamis (18/6) awal hari tadi. Saat kejadian, ayah korban sedang enak-enak nonton bareng (nobar) bola piala dunia.
"Dalam kejadian itu, satu orang balita berumur 4 tahun 10 bulan meninggal dunia," kata Kapolsek Tompobulu, AKP Muhammad Awaluddin Kadir kepada kumparan. Ia juga menjelaskan kronologi kebakaran maut nan terjadi di rumah tersebut.
Berikut Kronologinya:
Kamis (18/6)
• 00.00 WITA
Ayah korban, Jirman (54), meminta izin kepada istrinya, Sakriama pergi ke rumah tetangganya untuk nonton bareng piala dunia.
• 01.00 WITA
Sakriama terbangun dari tidur dan memandang ada api di dapur rumah. Saat di cek, rupanya kebakaran. Api dengan sigap membesar hingga Sakriama panik berupaya menyelamatkan diri.
Sebelum keluar rumah, Sakriama sempat lari ke bilik membangunkan anaknya nan berumur 4 tahun nan menjadi korban tersebut. Karena dia panik, Sakriama rupanya langsung keluar rumah.
Sesampainya luar rumah, Sakriama baru sadar jika anak perempuannya tidak turut serta. Diduga terjebak api di kamar. Sakriama mencoba masuk lagi ke rumah, namun, saat hendak masuk menolongnya, api sudah membesar menghanguskan rumah.
• 01.30 WITA
Jirman nan mengetahui rumahnya terbakar, dia langsung bergegas pulang dan memandang rumah panggung miliknya sudah dilalap api. Ia dan penduduk sempat berupaya memadamkan api dengan perangkat seadanya.
• 02.00 WITA
Pemadam kebakaran Kabupaten Maros tiba di letak dan berjibaku dengan api.
• 02.30 WITA
Api sukses dipadamkan. Saat dilakukan proses pendinginan dan pemeriksaan menemukan anak berumur 4 tahun dalam keadaan meninggal dunia.
• 12.00 WITA
Korban dimakamkan di pekuburan family nan tak jauh dari rumahnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·