Kronologi 18 Kg Ganja Dikirim via Bus dari Bogor hingga Kurir Ditangkap di Sidoarjo

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta -

Satnarkoba Polresta Bogor Kota menggagalkan peredaran 18 kilogram narkotika jenis ganja nan dikirim menggunakan kargo bus, di terminal Bubulak, Kota Bogor. Pengungkapan berasal dari laporan petugas pemasok bus mengenai paket mencurigakan.

"Satresnarkoba Polresta Bogor Kota mendapatkan laporan masyarakat nan menerangkan bahwa adanya paket mencurigakan, nan diduga berisi narkotika jenis ganja di salah satu pemasok bus nan ada di Terminal Bubulak," kata Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Ali Jupri, Rabu (9/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ada seseorang nan mengirim WA kepada petugas kargo bus, memberitahukan jika paket ini berisi rokok. Makanya kita mencurigai peralatan (paket,red) ini isinya apa. Kita berbareng dengan pemilik kargo tersebut membuka dan rupanya berisi ganja," imbuhnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan, dengan menelusuri penerima paket berisi ganja tersebut. Hasilnya, kurir berinisial MDF sebagai penerima paket diamankan di terminal bus Sidoarjo, Jawa Timur.

"Menindaklanjuti perihal tersebut, tim Opsnal melakukan penyelidikan dengan controlled delivery untuk mencari siapa pemilik dan penerima paket tersebut dari Kota Bogor, dengan tujuan Sidoarjo, Jawa Timur, dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka dengan inisial MDF," kata Ali.

"Jadi kita datang ke pull bus nan jadi tujuan paket itu, transitnya kan di Surabaya, kita kan dalam rangka controlled delivered itu kan, begitu paket itu diambil, pelakunya mau naik motor, langsung kita tangkap," imbuhnya.

Polisi sekarang menetapkan MDF (35) sebagai tersangka. Sebanyak 18 kilogram ganja dikemas dalam 17 paket, sementara 1.000 butir double L turut diamankan. Polisi menduga peralatan tersebut dikirim dari luar Kota Bogor melalui kargo dan hendak diteruskan ke Sidoarjo atas permintaan seseorang nan sekarang tetap dalam pengejaran.

(sol/eva)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News