KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Kembali Normal

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Jakarta -

Layanan KRL alias Commuter Line Rangkasbitung kembali normal. Perjalanan dari Stasiun Tanah Abang berangsur normal mulai pukul 22.02 WIB.

Sebelumnya, jasa KRL sempat tertahan di Stasiun Tanah Abang dan di Stasiun Palmerah imbas terdapatnya kerumunan massa di sekitar jalur rel tepatnya di JPL 41 lintas antara Stasiun Tanah Abang - Palmerah.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menyampaikan bahwa imbas kejadian ini, sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung mengalami keterlambatan hingga 52 menit dan 17 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung nan direkayasa untuk pola operasinya dengan diberangkatkan dari Stasiun Palmerah menuju Serpong/Parung Panjang dan Rangkasbitung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk keselamatan dan keamanan pengguna dan perjalanan Commuter Line, sebelumnya KAI Commuter juga sempat menjalankan Commuter Line dari 2 arah dengan pengawalan petugas dan kecepatan terbatas. Namun demikian, lintas tersebut kembali ditutup lantaran kerumunan massa kembali berada di jalur rel, hingga saat ini kerumunan massa sudah mulai meninggalkan letak dan perjalanan Commuter Line mulai melintas di area tersebut dengan aman.

Hingga saat ini, petugas mengenai juga tetap berada di letak untuk memastikan keamanan dan pemantauan perkembangan situasi lintas.

"Untuk itu KAI Commuter tetap mengimbau kepada seluruh pengguna untuk mengutamakan keselamatan dan tetap berhati-hati serta selalu mengikuti pengarahan dari petugas baik di stasiun ataupun di dalam Commuter Line," jelas Leza dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).

KAI Commuter juga mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung pada malam hari ini imbas dari kejadian tersebut.

"Untuk pembaruan info perjalanan Commuter Line secara berkala dapat melalui kanal-kanal resmi KAI Commuter, C-Access dan akun media sosial resmi @commuterline alias call center 121," tutur Leza.

(hns/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance