BPBD Kabupaten Ciamis pasok air bersih selama tandus panjang mencapai 3 juta diperuntukkan bagi 20.794 KK alias 59.234 jiwa terdampak krisis air bersih di 77 Desa tersebar 24 Kecamatan.(Dok BPBD Ciamis)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus mengintensifkan pendistribusian bantuan air bersih menyusul meluasnya krisis air di wilayah tersebut. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 20.794 Kepala Keluarga (KK) alias 59.234 jiwa terdampak kekeringan nan tersebar di 77 desa di 24 kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa kejadian El Nino nan berkepanjangan serta akibat perubahan suasana menjadi pemicu utama menyusutnya sumber air penduduk secara drastis, terutama di wilayah dataran tinggi.
"Kekeringan di wilayah kami menyebabkan krisis air bersih semakin meluas hingga mencakup 174 dusun di 77 desa. Petugas terus berupaya memasok air bersih ke beragam pelosok secara cuma-cuma selama hujan belum turun," ujar Ani Supiani, Rabu (14/10/2026).
Ani menjelaskan, sejauh ini telah tercatat 77 kejadian kekeringan di beragam titik. Untuk meringankan beban masyarakat, pengiriman air dilakukan oleh petugas dari siang hingga malam hari. Pasokan air ini diprioritaskan untuk kebutuhan mendasar seperti memasak, minum, dan keperluan sanitasi lainnya.
Dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, BPBD Ciamis tidak bekerja sendiri. Pendistribusian air bersih ke 174 dusun tersebut turut dibantu oleh beragam instansi, mulai dari Polres Ciamis, Kodim 0613, Bank BJB, BRI, hingga PDAM Ciamis.
Selain krisis air, musim tandus panjang ini juga memicu peningkatan signifikan kejadian kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ciamis. Meski demikian, Ani memastikan seluruh kejadian kebakaran lahan sukses dikendalikan oleh petugas tanpa menimbulkan korban jiwa.
"Kami mengimbau penduduk agar menghemat penggunaan air bersih nan diberikan. Selain itu, kami terus memberikan edukasi agar masyarakat tidak membakar sampah alias membuang puntung rokok sembarangan, lantaran banyak ilalang kering nan sangat mudah terbakar di musim tandus ini," pungkasnya. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·