KPK Ungkap Asal Uang Pemkab Muara Enim untuk Suap BPK

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sebelumnya, KPK menangkap 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) nan berjalan pada 7-8 Juni 2026. Lima orang diamankan di Jakarta, sementara lima lainnya ditangkap di Sumatera Selatan.

Dalam OTT ke-12 nan dilakukan KPK sepanjang 2026 tersebut, Bupati Muara Enim Edison menjadi salah satu pihak nan turut diamankan.

Pada 9 Juni 2026, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap mengenai pengadaan peralatan dan jasa serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemkab Muara Enim Tahun Anggaran 2025–2026.

Keempat tersangka tersebut adalah Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi, serta Adi Triyadi nan merupakan keponakan Edison.

KPK kemudian melanjutkan operasi tangkap tangan pada 10 Juni 2026 dan mengamankan lima aparatur sipil negara (ASN) BPK RI. Operasi tersebut menjadi OTT ke-13 nan dilakukan KPK sepanjang 2026.

Selanjutnya, pada 11 Juni 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap mengenai pengondisian audit BPK terhadap Pemkab Muara Enim Tahun Anggaran 2025.

Mereka adalah Edison, Cory Erin Hardi, Direktur PT Millenium Solusi Abadi Fika, Augusz Dewanggara selaku pihak swasta, serta ASN BPK RI nan sempat menjabat sebagai Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita