KPK Tangkap 10 Orang Terkait OTT Bupati Muara Enim

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap total 10 orang mengenai dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, H Edison, Senin (8/6).

"Dalam aktivitas penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Senin (8/6) sore.

Budi menuturkan lima orang di antaranya berasal dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Satu di antaranya adalah bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan lima orang lainnya merupakan pihak swasta.

"Tim tetap di lapangan, kami bakal pembaruan kembali perkembangannya," ucap Budi.

Berdasarkan info nan beredar, OTT tersebut dibarengi dengan penyegelan di instansi dinas di Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Salah satu nan disegel adalah Kantor Dinas Pendidikan.

Ini merupakan OTT kedua nan dilakukan KPK dalam waktu berdekatan di bulan Juni ini.

Sebelumnya, KPK membongkar kasus dugaan pemerasan mengenai izin tinggal WNA dan/atau penerimaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi tahun 2022-2026 lewat OTT nan digelar di Jakarta, Jawa Barat dan Bali pada 2-3 Juni 2026.

Dari 18 orang nan dijaring, delapan di antaranya ditetapkan sebagai tersangka berasas bukti permulaan nan cukup.

Mereka adalah mantan Wakil Menteri Imigrasi tahun 2025-2026 Silmy Karim; Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam; Direktur Izin Tinggal, Jaya Saputra; Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal, Bagus Bramantyo dan Tessar Bayu Setyaji.

Kemudian Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Jakarta Pusat tahun 2024-2025 dan Kakanim Jakarta Barat tahun 2025-2026, Ronald Arman Abdullah; Ketua Tim Alih Status Izin Tinggal Terbatas (ITAS), Juniadi Sri Priambudi; dan Staf Subdit Izin Tinggal, Gusti Bernardiansyah.

(ryn/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional