Kowani Luncurkan Gerakan Nasional Festival Panen Raya Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Kowani Luncurkan Gerakan Nasional Festival Panen Raya Perkuat Ketahanan Pangan Nasional (DOK KOWANI)

KONGRES Wanita Indonesia (Kowani) secara resmi kick-off 'Gerakan Nasional Festival Panen Raya Kowani untuk Penguatan Ketahanan Pangan Nasional' melalui Seminar Nasional nan diselenggarakan secara hibrida di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Gedung Graha Mandiri, Jakarta, kemarin.

Gerakan nasional ini merupakan bagian dari komitmen Kowani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan perempuan, diversifikasi dan hilirisasi pangan lokal, pengembangan pohon pangan, penguatan koperasi dan UMKM, serta support terhadap inisiatif 'Tempe Indonesia Menuju UNESCO', sesuai ketentuan dan sistem nan berlaku.

Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa aktivitas ini bukan sekadar penyelenggaraan seminar ataupun peluncuran program, melainkan awal dari sebuah aktivitas nasional nan mengintegrasikan pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, ketahanan pangan, pembangunan desa, dan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. “Kowani tidak sedang menyiapkan sebuah acara. Kowani sedang menyiapkan sebuah peradaban. Ketahanan pangan dimulai dari family nan tangguh, dan family nan handal dimulai dari wanita nan berdaya,” tegas Nannie.

Sebagai organisasi federatif wanita tertua di Indonesia nan lahir dari Kongres Perempoean Indonesia Tahun 1928, Kowani menegaskan kembali jati dirinya sebagai Rumah Besar Perjuangan dan Peradaban Perempuan Indonesia, Payung Besar Organisasi-Gerakan Perempuan Indonesia, sekaligus Majelis Tertinggi Federatif Organisasi Perempuan Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian menuju 100 Tahun Kowani (1928–2028), Kowani juga meluncurkan empat aktivitas strategis nasional nan saling terintegrasi, yaitu: 1) Kick-Off Gerakan Nasional Festival Panen Raya KOWANI untuk Penguatan Ketahanan Pangan Nasional; 2) Kick-Off KOWANI Car Free Day melalui Fun Walk Gerakan Nasional Tempe Goes to UNESCO nan direncanakan pada 9 Agustus 2026; 3) Pengembangan Pamong Pramuka KOWANI sebagai bagian dari kaderisasi dan estafet kepemimpinan wanita Indonesia; dan 4) Transformasi Digital KOWANI melalui website resmi dan Portal Ruang Perempuan sebagai pusat informasi, komunikasi, dokumentasi, kolaborasi, dan pelayanan digital organisasi.

KONTRIBUSI PEMIKIRAN
Pada kesempatan tersebut, Kowani juga mempersembahkan Concept Note Strategis Nasional kepada Komisi IV DPR RI sebagai kontribusi pemikiran organisasi wanita Indonesia dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, pangan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan lingkungan hidup.

Selain itu, Kowani menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Tempe Indonesia Menuju UNESCO serta pengembangan Kowani Goes to UNESCO – Memory of the World, sesuai ketentuan dan sistem nan berlaku.

Melalui Gerakan 1.000 profesi, 1.000 sertifikasi, dan 1.000 solusi, Kowani berkomitmen memperkuat kompetensi, profesionalisme, kewirausahaan, serta kepemimpinan wanita Indonesia sebagai kontribusi nyata dalam mendukung percepatan Asta Cita, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan penerapan prinsip-prinsip CEDAW (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women).

Menutup sambutannya, Nannie membujuk seluruh komponen bangsa untuk memperkuat kerjasama dalam membangun masa depan Indonesia.
“Mari kita wariskan bukan hanya organisasi nan besar, tetapi aktivitas nan besar. Mari kita wariskan bukan hanya sejarah, tetapi masa depan. Dari Rumah Besar Kowani, mari kita melangkah berbareng menuju 100 Tahun Kowani, memasuki Abad Kedua Perjuangan dan Peradaban Perempuan Indonesia, serta menghadirkan wanita Indonesia sebagai penggerak kemajuan, penjaga persatuan, dan pembangun peradaban,” tegasnya.

DIDUKUNG PEMERINTAH
Seminar Nasional dan Kick-Off Gerakan Nasional Festival Panen Raya Kowani mendapat support dari beragam pemangku kepentingan. Hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr Ir Kasan, MM, selaku Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, nan secara resmi membuka seminar. 

Dukungan juga disampaikan oleh Deputi Bidang Perekonomian dan Pangan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Prof. Popy Rufaidah, SE, MBA, PhD, mewakili Kepala Kantor Staf Presiden Letjen TNI (Purn) Dr H Dudung Abdurachman, SE, MM, nan mengikuti aktivitas secara virtual melalui Zoom. Dari Komisi IV DPR RI, Dra Anneke, MSi, mewakili Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, turut menyampaikan support terhadap aktivitas tersebut. 

Sementara itu, Dr Boimin, PhD, intelektual pangan di bagian Sistem Pangan Akuatik, Gizi, dan Kebijakan Pangan, mewakili Fathurrachman, memberikan perspektif ilmiah mengenai pentingnya membangun sistem pangan nasional nan handal melalui diversifikasi pangan, hilirisasi, serta pemberdayaan perempuan.

BUKA SEMINAR
Mewakili Menko Bidang Pangan RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr Ir Kasan, MM, secara resmi membuka Seminar Nasional KOWANI.

''Tema seminar sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia nan berdaulat, berdikari secara ekonomi, serta bisa menjadi salah satu pemain utama dalam sistem pangan dunia,'' kata Kasan.

Dr Kasan menekankan bahwa wanita mempunyai peran nan sangat strategis dalam pembangunan pangan nasional. Jutaan wanita Indonesia berkedudukan sebagai petani, pekerja tani, pengolah hasil pertanian, pelaku UMKM pangan, penyuluh, hingga penggerak beragam program pemberdayaan masyarakat.

KANTOR STAF PRESIDEN
Deputi Bidang Perekonomian dan Pangan Kantor Staf Presiden RI, Prof Popy Rufaidah, SE, MBA, PhD, mewakili Kepala Kantor Staf Presiden Letjen TNI (Purn) Dr H Dudung Abdurachman, SE, MM, menyampaikan support penuh terhadap Gerakan Nasional Festival Panen Raya Kowani.

Prof Popy mendorong pengembangan aktivitas penanaman komoditas strategis, seperti cabe merah, jahe, anggur, dan komoditas lokal lainnya, sekaligus memperkuat Desa Binaan Kowani sebagai model ketahanan pangan terpadu nan melibatkan budidaya, pengolahan hasil, edukasi masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.

KONTRIBUSI PEREMPUAN
Mewakili Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, Dra Anneke, MSi, mengapresiasi inisiatif Kowani dalam membangun 'Gerakan Nasional Festival Panen Raya' sebagai kontribusi nyata organisasi wanita terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

Komisi IV DPR RI mendukung beragam upaya nan mendorong diversifikasi pangan lokal, hilirisasi hasil pertanian, penguatan ekonomi desa, serta pemberdayaan wanita sebagai bagian dari pembangunan sektor pertanian, pangan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan lingkungan hidup.(H-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia