Banjir nan melanda wilayah Ciledug menyebabkan terganggunya jasa Transjakarta Koridor 13 (Ciledug-Tendean) pada Senin (4/5). PT Transjakarta memohon maaf akibat tersendatnya armada di koridor tersebut.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, kondisi tersebut juga berakibat pada kepadatan pengguna di sejumlah titik.
“PT Transportasi Jakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan nan dialami pengguna pada jasa Koridor 13 (Ciledug-Tendean) malam hari ini, Senin (4/5),” kata Ayu.
Ia menjelaskan, genangan air menyebabkan operasional bus tidak melangkah normal sehingga waktu tunggu menjadi lebih lama dari biasanya.
“Saat ini, jasa mengalami keterlambatan armada nan cukup signifikan akibat adanya genangan air di sekitar wilayah Ciledug,” ujarnya.
Ayu menambahkan, penumpukan pengguna terjadi di Halte Integrasi CSW. Petugas disebut telah diterjunkan untuk mengatur arus penumpang.
“Terjadi penumpukan pengguna di halte integrasi CSW. Petugas sedang melakukan pengaturan arus pengguna secara intensif untuk memastikan kenyamanan bersama,” ucap dia.
Transjakarta, lanjut Ayu, terus berupaya mengurai kepadatan armada dan berkoordinasi dengan beragam pihak agar jasa segera kembali normal.
“Kami berupaya semaksimal mungkin mengurai kepadatan armada dan terus berkoordinasi dengan beragam pihak, agar operasional kembali normal seiring surutnya genangan,” kata dia.
Ia juga mengimbau pengguna untuk tetap berhati-hati serta mengikuti pengarahan petugas di lapangan. Selain itu, pengguna diminta memantau posisi bus secara berkala melalui aplikasi Transjakarta.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·