Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,8 nan mengguncang selatan Filipina pada Senin (8/6) bertambah menjadi 46 orang, sementara 17 lainnya tetap dinyatakan lenyap per Rabu (10/6).
Dilansir AFP, jumlah korban bertambah setelah tim penyelamat menemukan jasad Joey Deluvio (39), seorang pegawai supermarket, nan terjebak di bawah reruntuhan gedung di Kota General Santos.
Operasi pencarian di letak tersebut menjadi salah satu konsentrasi utama tim penyelamat selama dua hari terakhir, meski wilayah itu tetap diguncang gempa susulan.
Petugas penyelamat Michelle Chua mengatakan tim sempat mendeteksi "denyut nadi nan lemah" menggunakan perangkat pencari korban.
"Ketika tim mencapai tubuh korban, sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan," ujar Chua kepada AFP.
Menurut Chua, jasad Deluvio ditemukan dalam posisi terjepit di antara dua balok gedung nan runtuh.
Badan Penanggulangan Bencana Filipina sebelumnya melaporkan 45 korban tewas. Namun nomor tersebut belum memasukkan korban terbaru nan ditemukan di General Santos.
Pejabat pertahanan sipil Rafaelito Alejandro mengatakan sebagian besar tambahan korban berasal dari Provinsi Davao Occidental.
"Banyak korban meninggal akibat tanah longsor dan gedung nan ambruk," kata Alejandro dalam wawancara radio nan dikutip AFP.
Gempa nan berpusat di lepas pantai Mindanao itu menyebabkan kerusakan luas, memicu longsor di sejumlah daerah, serta sempat memunculkan peringatan tsunami di Filipina dan beberapa negara di area Pasifik.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·