Kasus pembuangan bayi nan melibatkan korban pemerkosaan oleh ayah kandungnya di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tetap bergulir. Namun korban berumur 15 tahun itu tetap berstatus sebagai saksi.
Kasi Humas Polres Kendal Iptu Deni Herawan mengatakan, ada dua kasus nan sekarang ditangani oleh Polres Kendal, ialah kasus pembuangan bayi dan kasus pemerkosaan oleh ayah kandung nan menimpa korban sehingga mengandung dan melahirkan.
"Statusnya di kasus nan pembuangan bayi tetap saksi. Karena dia juga korban ya," ujar Deni, Sabtu (23/5).
Ia menjelaskan, korban belum bisa dimintai keterangan lantaran kondisi mental dan psikisnya nan tetap terganggu.
"Belum bisa dimintai keterangan lantaran tetap pemulihan. Kami dampingi berbareng Dinas Sosial dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," jelas dia.
Ia juga mengungkap, bayi nan dilahirkan dari hubungan terlarang itu dalam kondisi sehat. Saat ini bayi malang tersebut dititipkan di Panti Sosial Wiloso Tomo di Kota Salatiga.
"Bayi allhamdulillah sehat, dititipkan di panti sosial," kata Deni.
Sebelumnya, Polres Kendal menangkap laki-laki berjulukan ANR (36) usai memperkosa anak kandungnya sendiri. Korban apalagi sudah mengandung dan melahirkan.
Korban diketahui diperkosa oleh ayah kandungnya sejak tahun 2024 hingga April 2026 alias sejak usianya tetap 13 tahun.
Kasus ini terbongkar setelah bayi mereka dibuang di kebun milik penduduk di Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, pada Rabu (13/05) lalu. Polisi lampau melakukan penyelidikan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengakui bayi itu memang anak kandungnya dengan sang ayah. Bayi sekarang berada di panti sosial lantaran ditolak keluarga.
Korban memang tinggal dengan pelaku setelah ayah dan ibunya bercerai. Perbuatan bejat pelaku dilakukan lantaran dia menyimpan dendam kepada mantan istri sekaligus ibu kandung korban.
Sebelum bercerai, keduanya sering terlibat pertengkaran akibat masalah keuangan. Pelaku terancam pidana 20 tahun penjara.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·