Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Menteri Koperasi RI (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 berbareng Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh jejeran Kabinet Merah Putih di Gedung Pancasila, Jakarta.

Prabowo menegaskan Pancasila merupakan pegangan kokoh bangsa Indonesia dalam menyatukan keberagaman, memperkuat semangat gotong royong, mewujudkan keadilan sosial, serta menjaga perdamaian dan persatuan nasional.

Prabowo juga menegaskan upaya pemerintah untuk melakukan transformasi besar-besaran pada sistem ekonomi nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam amanatnya, Prabowo menyerukan pentingnya membumikan Ekonomi Pancasila dan membangkitkan peran koperasi sebagai pilar utama pengentasan kemiskinan.

Prabowo membujuk seluruh komponen bangsa untuk jujur memandang realitas ekonomi saat ini. Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi nan terjadi selama beberapa dasawarsa terakhir belum sepenuhnya merata dan dinikmati secara setara oleh seluruh rakyat.

Prabowo juga menekankan bahwa cita-cita para pendiri bangsa nan tertuang dalam UUD 1945 Pasal 33 kudu diwujudkan melalui penguatan koperasi sebagai upaya berbareng nan berdasarkan asas kekeluargaan.

Koperasi kudu bangkit dan menjadi instrumen utama untuk mengangkat rakyat dari kemiskinan dan ketidakberdayaan. Sejalan dengan itu, pemerintah terus menjalankan transformasi pembangunan nan berakar pada nilai-nilai Pancasila, dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, menempatkan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui koperasi dan ekonomi desa.

"Sangat jelas diamanatkan bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai upaya berbareng berasas asas kekeluargaan. Karena itu, koperasi kudu diperkuat, koperasi kudu bangkit! Koperasi adalah salah satu perangkat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan," tegas Prabowo, dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2026).

Sebagai upaya mendukung transformasi tersebut, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Selain penguatan koperasi dan ekonomi desa, pemerintah menerapkan kebijakan ketat mengenai pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Menutup amanatnya, Prabowo mengingatkan kembali pesan Proklamator Bung Karno agar bangsa Indonesia berani berdiri di atas kaki sendiri (berdikari).

Prabowo optimistis jika Pancasila dijalankan secara sungguh-sungguh, terutama di bagian ekonomi, Indonesia bakal tumbuh menjadi negara nan kuat, disegani, dan bisa menjadi kekuatan bagi perdamaian dunia.

"Mari kita jaga Pancasila, mari kita amalkan Pancasila, mari kita wujudkan Indonesia nan adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat," ucap Prabowo.

Menanggapi pidato dan pengarahan Prabowo, Menkop Ferry Juliantono menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mewujudkan cita-cita Ekonomi Pancasila.

Ferry menegaskan Kemenkop bakal mengakselerasi penguatan sektor ekonomi kerakyatan ini, salah satunya melalui optimasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Apa nan disampaikan Presiden Prabowo adalah mandat ideologis sekaligus operasional bagi kami. Kementerian Koperasi siap menerjemahkan pengarahan tersebut di lapangan," kata Ferry.

"Lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), kita bakal memperkuat fondasi ekonomi dari akar rumput, memastikan desa menjadi pusat pertumbuhan baru, dan menjadikan koperasi sebagai tembok utama pertahanan ekonomi warga," sambungnya.

Sebagai informasi, aktivitas tersebut turut dihadiri oleh Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, Ketua MPR Ahmad Muzani, para Menteri Kabinet Merah Putih, hingga Ketua DPD Sultan Najamudin.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News