Niko Prayoga
, Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |12:43 WIB

Koordinator Kontras, Dimas Bagus Arya (foto: Okezone)
JAKARTA - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Dimas Bagus Arya, mendesak interogator Polda Metro Jaya memeriksa mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Letjen Yudi Abrimantyo serta dua terpidana dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.
Hal itu disampaikan Dimas saat memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026). Menurutnya, pemeriksaan tersebut krusial dilakukan mengingat empat pelaku nan telah divonis sebelumnya merupakan personil Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.
Selain itu, pemeriksaan terhadap mantan Kabais juga dinilai perlu untuk menguji temuan investigasi Tim Advokasi untuk Demokrasi nan menduga adanya keterlibatan 12 orang lainnya dalam kasus tersebut.
"Karena dalam proses peradilan militer, Kabais, Wakabais nan kemudian diganti, maupun Direktur E tidak pernah dipanggil. Padahal perihal itu berangkaian dengan proses nan selama ini terjadi mengenai penyiraman air keras. Untuk membongkar apa? Untuk membongkar tindakan operasi nan juga kami dalilkan dalam temuan investigasi nan disampaikan oleh Tim Advokasi untuk Demokrasi," kata Dimas.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·