
Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf.
JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, meminta jemaah haji unik untuk menggunakan penerbangan langsung (direct flight) ke Arab Saudi tanpa transit di negara area Timur Tengah (Timteng). Permintaan ini disampaikan Gus Irfan, sapaan akrabnya, sebagai respons atas bentrok nan saat ini berjalan di Timteng.
Berbicara pada Rapat Kerja (Raker) berbareng Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026), Gus Irfan mengatakan bahwa dari info nan diterimanya, saat ini terdapat 7 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) nan melayani haji khusus.
Gus Irfan menyampaikan, setiap PIHK mempunyai kombinasi penerbangan langsung dan transit dengan maskapai nan beragam. Untuk itu, dia meminta PIHK menggunakan maskapai nan mempunyai rute penerbangan langsung ke Arab Saudi.
“Kami juga sudah meminta kepada para penyelenggara haji unik ini untuk memitigasi beragam penerbangan nan melalui transit di Timur Tengah nan kemungkinan bakal mengalami kendala, sehingga diperlukan persiapan untuk mencarikan penerbangan nan direct ke Saudi,” ujar Gus Irfan.
Lebih lanjut, Gus Irfan menyampaikan bahwa terdapat 17.680 kuota haji khusus. Dari jumlah itu, sebanyak 16.104 jemaah haji unik dan 1.107 petugas haji khusus.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin muslim lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·