Sragen -
Siswi SD berjulukan Bilqis (11) tewas diduga dibunuh perampok di Sragen, Jawa Tengah. Kondisi korban sangat mengenaskan.
"Kondisi jenazah banyak jejak bacokan, di bagian tangan dan muka. Bahkan mukanya sudah tidak berbentuk. Di lantai juga banyak jejak telapak kaki, kondisinya (darah) sudah kering. Karena itu, langsung saya suruh penduduk keluar semua dan melarang ada nan memfoto," kata Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, seperti dilansir detikJateng, Jumat (5/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, menurut Aris, korban sendirian di rumah. Kedua orang tuanya diketahui sedang pergi bekerja sejak pagi hari. Lingkungan sekitar rumah korban juga condong sunyi saat siang hari lantaran kebanyakan tetangga bekerja sebagai petani tebu dan pedagang.
"Korban ini anak tunggal, anak bawaan dari ibunya. Ayah kandungnya sudah meninggal, lampau ibunya menikah lagi dengan Pak Sukardi. Mereka juga baru sekitar 3 bulan pindah dan menempati rumah baru ini," tambah Aris.
Bilqis ditemukan tewas pada Jumat (5/6) lalu. Bilqis pertama kali ditemukan ibunya, Dewi Sri Lestari (34), dalam kondisi bersimbah darah.
"Saya baru pulang kerja, mau masuk ada gembok, pintu posisi ditutup rapat, tapi gemboknya tidak terkunci. Setelah itu saya masuk, kunci gembok ada di dalam rumah di atas meja," kata Dewi kepada awak media, Sabtu (6/6/2026).
Baca selengkapnya di sini
(idh/dhn)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·