Rizaldy menjelaskan bahwa tindakan turun ke jalan tersebut melibatkan campuran dari beragam organisasi lintas kampus serta lintas wilayah. Seluruh komponen mahasiswa dan pemuda ini bergerak berbareng di bawah payung satu koalisi besar nan dinamakan Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (Perisai).
"Kami tindakan berbareng Aliansi Perisai nan beranggotakan FMN Pusat, GMNI Jakarta Selatan, KABMU UNAS, KBM UT Jakarta, Sentral Perjuangan Pemuda, Aliansi Cipayung Plus Jakarta Barat, GMNI Jakarta Pusat, serta GMNI Depok," ujar Rizaldy merinci unsur massa nan terlibat. Hingga buletin ini diturunkan, proses pertemuan antara perwakilan mahasiswa dan Wapres Gibran di dalam Kantor Wapres tetap terus berlangsung.
Dalam aksinya massa menyampaikan sejumlah tuntutan nan disebut "Tuntutan 11+9".
"Hari ini kawan-kawan nan tergabung dari beragam organisasi dan aliansi bakal menggelar aksi. Kami berkumpul di satu titik, lampau melakukan long march menuju Bundaran HI sekitar pukul 14.00 WIB," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional (FMN), Muhammad Rizaldy, Senin (15/6/2026).
Dia mengatakan tindakan tersebut melibatkan campuran beragam organisasi lintas kampus dan wilayah. Mereka tergabung dalam Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (Perisai).
"Kami tindakan berbareng Aliansi Perisai nan beranggotakan FMN Pusat, GMNI Jakarta Selatan, KABMU UNAS, KBM UT Jakarta, Sentral Perjuangan Pemuda, Aliansi Cipayung Plus Jakarta Barat, GMNI Jakarta Pusat, serta GMNI Depok," jelas Rizaldy.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·