Kondisi Terkini Air Sungai Ciujung di Serang yang Sempat Menghitam

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Serang -

Sungai Ciujung di Kabupaten Serang, Banten, sempat berwarna hitam dan berbau diduga lantaran tercemar. Kini, air sungai tersebut sudah tak lagi hitam.

Pantauan di Jembatan Ciujung, Kragilan, Selasa (23/6/2026), aliran air tampak berwarna cokelat. Tampak sejumlah kayu dan plastik tersangkut di pinggir sungai.

Bau nan sempat tercium saat air menghitam juga sudah tidak tercium lagi. Diketahui, terdapat banyak industri alias pabrik di dekat Sungai Ciujung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang telah mengambil sampel dari Sungai Ciujung di Kragilan. DLH juga mengambil sampel air di Jembatan Kolelet, Kecamatan Tanjung Teja, dan di Jembatan Pamarayan.

"Selanjutnya kita bakal ambil sampel di Jembatan Jongjing, Tirtayasa," kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Bagja Saputra.

Dinas Lingkungan Hidup Banten juga mengecek kondisi di Jembatan Jongjing. Kondisi air di sana sudah tak hitam dan berbau lagi.

"Air sudah tak lagi hitam, kita bakal ambil sampel dari air tersebut," kata Kadis Lingkungan Hidup Banten, Wawan Gunawan.

Sungai Ciujung Sempat Hitam

Dilihat pada Senin (15/6), air Sungai Ciujung di Kampung Jongjing, Tirtayasa, Kabupaten Serang, sempat berwarna hitam. Terlihat minyak berada di atas aliran sungai tersebut. Selain itu, tercium aroma tak sedap di pinggir sungai.

Salah satu penduduk sekitar, Wiwi, menyebut air sungai sudah menghitam selama lima hari. Dia merasa tidak nyaman dengan aroma nan muncul dari Sungai Ciujung.

"Orang setiap jalan bau, ya. Terus jika mau disedot pakai mesin diesel kan nggak bisa. Kalau air kayak begini, keruh kan. Nggak bisa jika dipakai untuk sawah, kan nggak bisa untuk padi, Pak. Bisa-bisa meninggal padinya," ucapnya.

(aik/haf)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News