Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, telah menjalani operasi sebanyak lima kali imbas penyiraman air keras nan menimpanya pada Kamis (12/3). Operasi kelima dijalani Andrie pada Selasa (7/4) lalu.
Anggota Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD), Fatia Maulidiyanti, mengatakan operasi kelima nan dijalani Andrie untuk bagian kulit dan matanya. Operasi tersebut adalah skin graft alias cangkok kulit untuk memindahkan kulit sehat dari bagian tubuh ke area tubuh lain nan mengalami kerusakan.
Untuk operasi cangkok kulit nan dijalani Andrie Yunus, kulit bagian pahanya nan diambil untuk dipindahkan ke area dada, lengan, dan muka.
"Sampai dengan saat ini juga Andri sudah menjalani sekitar lima kali operasi untuk kulit dan juga mata. Untuk kulitnya sudah dijalankan operasi skin graft, jadi penambalan dari kulit paha ke sekujur badannya di bagian dada leher dan lengan gitu, dan mukanya juga," ujar Fatia di Taman Diponegoro depan RSCM saat rangkaian walking tour memperingati satu bulan kasus Andrie Yunus, Minggu (12/4).
Selain itu, Fatia juga mengungkapkan seluruh muka Andrie terkena luka bakar. Utamanya di bagian sebelah kirinya, jejak cipratan air keras itu banyak terlihat.
"Jadi sebelah mukanya ini semuanya terkena luka bakar, dan di sebelah kirinya banyak jejak cipratan-cipratan si air keras tersebut," kata Fatia.
Oleh lantaran itu, Fatia mengatakan bahwa Andrie tetap bakal menjalani perawatan intensif sampai beberapa waktu ke depan. Dijadwalkan dalam empat bulan mendatang Andrie bakal kembali menjalani operasi.
"Jadi Andrie bakal tetap tetap menjalani pengobatan sampai dengan beberapa bulan ke depan, dan 4 bulan lagi juga Andrie rencananya bakal kembali dioperasi matanya," tutur Fatia.
Kini Andrie dirawat secara intensif di ruang High Care Unit (HCU) RSCM. KontraS mengungkapkan bahwa akibat kondisi Andrie nan demikian, dia belum bisa dijenguk oleh siapa pun.
Sementara itu, kasusnya sekarang telah dilimpahkan oleh Puspom TNI ke Oditur Militer. Adapun empat tersangka telah disebut oleh Puspom TNI sebagai pelaku, namun TAUD menduga setidaknya ada 16 pelaku.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·