Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah gencar melakukan upaya pengendalian ikan sapu-sapu di sejumlah kali di wilayah Jakarta. Salah satu kali nan dibersihkan adalah kali di depan Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (18/4/2026) meski telah dilakukan pembersihan, ikan sapu-sapu tetap terlihat di aliran Kali Cideng, tepat di depan Plaza Indonesia, Menteng. Keberadaan ikan sapu-sapu di sana tampak cukup mencolok.
Meskipun jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya, ikan-ikan ini mudah dikenali lantaran ukurannya nan lebih besar dibandingkan jenis ikan lainnya serta corak tubuhnya nan khas. Kondisi air kali nan saat ini cukup bening dan minim sampah memudahkan pengguna jalan untuk memandang langsung ke dasar kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara kawanan ikan sapu-sapu tersebut, terlihat pula beberapa jenis ikan berukuran mini nan berenang bebas.
Foto: Kondisi Terkini Kali Depan Plaza Indonesia (Rumondang/detikcom)
Sebelumnya, pada Jumat (10/4) sebanyak 100 personel campuran dari Dinas KPKP DKI hingga Gulkarmat Jakarta Pusat menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Cideng, tepat di depan Plaza Indonesia, Menteng. Dalam operasi tersebut, petugas sukses menangkap 41 ekor ikan sapu-sapu berukuran besar, nan selama ini dianggap mengganggu ekosistem sungai.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diketahui menginstruksikan seluruh wali kota untuk turun tangan dalam melenyapkan ikan sapu-sapu.Pramono apalagi menggelar rapat unik berbareng seluruh wali kota untuk membahas penanganan ikan sapu-sapu.
Pramono menjelaskan ikan sapu-sapu merupakan jenis invasif nan berasal dari Amerika Selatan dan mempunyai daya tahan tinggi. Keberadaannya dinilai merusak keseimbangan.
Pada Jumat (17/4) kemarin seluruh wilayah Jakarta melakukan bersih-bersih ikan sapu. Total terdapat 68.800 ikan sapu-sapu seberat 6,9 ton nan ditangkap untuk dimusnahkan.
"Berdasarkan info nan dihimpun, total ikan sapu-sapu nan ditangkap mencapai 68.880 ekor dengan berat sekitar 6,98 ton," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta adalah Hasudungan A Sidabalok saat dimintai konfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Dia mengatakan wilayah dengan hasil tangkapan terbesar adalah Jakarta Selatan (Jaksel), ialah sebanyak 63.600 ekor dengan berat mencapai 5,3 ton. Penangkapan dilakukan di area Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.
Sementara itu, di Jakarta Timur (Jaktim) tercatat 4.128 ekor ikan dengan berat 825,5 kg nan ditangkap di 10 titik kecamatan. Di Jakarta Pusat (Jakpus), petugas menangkap 536 ekor dengan berat 565 kg di tujuh titik kecamatan.
Untuk wilayah Jakarta Utara (Jakut), sebanyak 545 ekor ikan dengan berat 271 kg sukses diamankan dari saluran penghubung RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading.
Sedangkan di Jakarta Barat, 71 ekor ikan dengan berat 17 kg ditangkap di Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.
(ond/zap)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·