Menurut Said Aqil, kejadian tersebut turut berakibat pada sistem di lintasan. Ia menjelaskan, keberadaan kendaraan di rel menyebabkan gangguan pada sensor.
"Karena ada taksi itu, kemudian KRL berhenti, maka sensor pun rusak, error. Error," terang dia.
Lebih lanjut, mengenai penanganan korban, dia memastikan seluruh biaya pengobatan bakal ditanggung oleh KAI.
"Semua ditanggung KAI ini pengobatannya. Ditanggung KAI semua pengobatannya insyaallah," kata Said.
Ia juga sempat menjenguk korban di rumah sakit dan menyebut sebagian mengalami luka, namun dalam kondisi berangsur membaik.
"Yang saya lihat sih ada nan ya sedikit patah sebelah kanan, ada kaki kanan, ada nan perutnya kena, semuanya insyaallah menjadi baik," ucapnya.
Sementara itu, pengemudi taksi nan diduga menjadi pemicu kejadian dilaporkan dalam keadaan selamat.
"Selamat, selamat. Kan sebelum sampai ketabrak kan paling senggol dikit lah," jelas Said Aqil.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·