Para personil Blok Yahudi untuk Palestina ikut serta dalam tindakan protes “Free Gaza” di dekat Admiralty Arch, pusat kota London, pada 1 Mei 2024, sebagai corak support bagi rakyat Palestina.(Adrian DENNIS / AFP)
KETEGANGAN antara komunitas Yahudi progresif di Amerika Serikat (AS) dan pemerintah Israel kembali menjadi sorotan ketika Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dan sejumlah personil parlemen Israel sayap kanan menghadiri Parade Hari Israel tahunan di Kota New York. Ia disambut oleh teriakan para demonstran nan menentang genosida.
Para demonstran menyebut Smotrich sebagai penjahat perang. Smotrich bersikap seolah tak terpengaruh oleh seruan para pengunjuk rasa Yahudi progresif dari New York.
Ia melanjutkan parade dengan mengaitkan nasib organisasi tersebut dengan nasib Israel.
“Ini adalah seremoni besar, sebuah ikatan mendalam nan menyatukan seluruh organisasi Yahudi global, mempertemukan orang-orang Yahudi di Israel dan orang-orang Yahudi di Amerika Serikat. Nasib berbareng ini telah menjadi jauh lebih kuat selama tiga tahun terakhir,” katanya.
Ia mengeklaim bahwa Israel telah menjadi rumah bagi bangsa Yahudi. Ia menyebut bahwa orang-orang Yahudi berjuntai pada keamanan Israel.
“Negara Israel adalah rumah bagi seluruh bangsa Yahudi. Keamanan orang-orang Yahudi di seluruh bumi berjuntai pada kekuatan dan keamanan Negara Israel. Tidak ada tempat nan lebih baik untuk tinggal selain di Israel," sambungnya.
Sementara itu, Wali Kota New York Zoran Mamdani menepati janji kampanyenya dengan tidak menghadiri parade tersebut, sebuah langkah nan disambut baik oleh beberapa organisasi Yahudi Amerika nan mengkritik Israel.
“Parade Hari Israel, nan menampilkan politisi Israel nan tidak hanya mendukung genosida terhadap rakyat Palestina, tetapi juga merupakan bagian dari pemerintah nan melakukan genosida tersebut, bukanlah seremoni identitas alias kebanggaan Yahudi. @NYCMayor menyadari perihal ini. Kami berterima kasih lantaran beliau tidak hadir,” kata Israelis for Peace dan Jews for Racial & Economic Justice (JFREJ) dikutip dari Al Jazeera, Senin (15/6).
Para aktivis dari dalam diaspora Yahudi di Eropa dan AS mengatakan bahwa mereka merasa frustrasi dengan politisi seperti Smotrich nan memanfaatkan mereka dan kepercayaan mereka untuk membenarkan genosida di Gaza dan pendudukan Tepi Barat. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·