Komunitas Sepeda di Jakpus Ditipu, Diajak Ngonten TikTok lalu HP Dibawa Kabur

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Jakarta -

Anak-anak organisasi sepeda di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus) menjadi korban penipuan modus konten iklan minyak wangi di aplikasi TikTok. Pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

"Terkait laporan masyarakat adanya tindakan penipuan nan dilakukan oleh orang tidak dikenal kepada anak-anak organisasi sepeda," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo dilansir Antara, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan laporan nan diterima polisi, pelaku nan merupakan orang tidak dikenal mendatangi anak-anak organisasi sepeda. Dia lampau menawarkan pembuatan konten iklan minyak wangi nan disebut bakal ditayangkan melalui aplikasi TikTok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku menjanjikan hadiah sebesar Rp 100 ribu kepada setiap anak nan mengikuti pembuatan konten tersebut. Namun, dalam kejadian itu pelaku diduga membawa kabur dua telepon seluler (HP) milik anak-anak organisasi tersebut.

Selain membawa dua HP, pelaku juga diduga membawa salah seorang anak dengan kendaraan sebelum kemudian menurunkannya di area Pasar Rumput, Manggarai. Dhimas menyampaikan, petugas sudah melakukan pengecekan CCTV di letak nan diduga berangkaian dengan kejadian tersebut.

Anggota Opsnal Reskrim Polsek Metro Tanah Abang telah melakukan pengecekan kamera pengawas (CCTV) di sebuah restoran di Jalan Plaju Nomor 5, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk mencari petunjuk mengenai pelaku maupun kronologi peristiwa.

Namun demikian, berasas pemeriksaan berbareng tenaga kerja bagian teknologi info (IT) restoran, rekaman CCTV belum dapat diakses lantaran mengalami gangguan pada sistem dan terkendala kode sandi.

"Ternyata mengalami gangguan dengan kode password dan tidak bisa dibuka," ujarnya.

Polisi selanjutnya menghubungi salah satu korban berjulukan Amar untuk membikin laporan polisi guna menindaklanjuti dugaan penipuan tersebut. Selain itu, petugas melakukan penyelidikan terhadap pelaku serta berencana meminta keterangan dari korban lainnya, ialah Kenzi, di kediamannya.

Petugas juga berencana mengambil rekaman CCTV dari area MRT untuk menelusuri perjalanan pelaku setelah meninggalkan letak kejadian. Polisi turut menyiapkan laporan polisi model A sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

"Hingga kini, polisi tetap mendalami identitas pelaku dan kronologi komplit kejadian," kata dia.

Sebelumnya, ramai di media sosial video rombongan pesepeda di area BNI City, Sudirman, Jakarta Pusat, diduga menjadi korban perampasan tiga telepon seluler oleh sejumlah pemuda nan membujuk mereka membikin konten promosi minyak wangi dengan iming-iming uang.

Dalam kejadian pada Minggu (6/9) pagi itu, para korban juga diberi kartu ATM nan diduga tiruan untuk mengambil uang, namun tidak berhasil.

(wnv/wnv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News