Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan mengimbau semua perguruan tinggi mengaktifkan posko siaga di lingkungan kampus masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Imbauan tersebut disampaikan Fauzan dalam Konferensi Pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau secara daring, Minggu (6/9).
"Kami juga mengimbau kepada seluruh ketua perguruan tinggi untuk mengaktifkan posko siaga di lingkungan masing-masing dan selalu berkoordinasi dengan kepala wilayah setempat," kata Fauzan.
Fauzan juga meminta kampus memobilisasi support nan dibutuhkan masyarakat maupun sivitas akademika, khususnya support mengenai akibat erupsi.
"Kemudian, kami mengimbau kepada seluruh ketua perguruan tinggi untuk memobilisasi support nan diperlukan oleh masyarakat maupun sivitas akademika, terutama adalah support nan mengenai dengan adanya kejadian erupsi ini," ujarnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga meminta perguruan tinggi mengerahkan para master untuk memantau perkembangan erupsi.
"Kepada ketua perguruan tinggi untuk memobilisasi para pakar, baik master kesehatan, teknik, lingkungan, kebencanaan, psikologi, dan lain-lain untuk selalu terlibat dan memantau perkembangan erupsi ini," tutur Fauzan.
Sebelumnya diberitakan, Kemendiktisaintek mengimbau perguruan tinggi mengurangi aktivitas di luar kampus. Layanan kantor, pembelajaran, dan aktivitas akademik lainnya dapat dilakukan secara daring maupun hybrid.
Hingga saat ini tidak ada laporan korban maupun kerusakan prasarana nan menimpa penduduk kampus di wilayah terdampak erupsi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·