ilustrasi(Antara)
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menilai sasaran pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027 memerlukan daya beli masyarakat nan kuat. Menurutnya, konsumsi rumah tangga nan berkontribusi lebih dari separuh pertumbuhan ekonomi perlu dijaga melalui peningkatan pendapatan, pembuatan lapangan kerja, dan penguatan upaya masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi 6% itu kan sangat berjuntai dari banyak variabel. Terutama selama ini kita banyak bertumpu kepada konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga itu tetap di atas 50% kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Anis dalam keterangan nan dikutip, Minggu (30/8).
Politisi Fraksi PKS tersebut menilai pemerintah perlu memastikan masyarakat mempunyai keahlian shopping nan memadai. Upaya itu dapat dilakukan melalui beragam program peningkatan pendapatan, termasuk penguatan upaya mikro mini dan menengah (UMKM) dan pembuatan lapangan kerja untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).
Di sisi lain, Anis menekankan pertumbuhan ekonomi tidak dapat hanya bertumpu pada konsumsi rumah tangga. Penguatan industri, investasi, dan ekspor juga diperlukan agar seluruh sumber pertumbuhan bergerak secara seimbang.
“Industri juga penting, investasi juga demikian, kemudian ekspor kita juga tentunya itu juga krusial untuk ditingkatkan. Jadi semua variabel pertumbuhan ekonomi itu kudu meningkat,” jelasnya.
Di sisi lain, lanjut Anis, capaian pertumbuhan ekonomi juga kudu diukur dari faedah nan diterima masyarakat, bukan semata-mata peningkatan nomor statistik. Menurutnya, pertumbuhan nan berbobot kudu bisa menciptakan pendapatan, membuka lapangan kerja, menjaga daya beli, dan meningkatkan kesejahteraan.
“Yang krusial gimana nomor itu bisa bertambah langsung kepada masyarakat. Karena pertumbuhan ekonomi nan tinggi kan tidak otomatis dirasakan oleh seluruh penduduk negara,” tegasnya.
Karena itu, Anis berambisi sasaran pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027 dapat diwujudkan melalui pertumbuhan nan tinggi sekaligus inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·