Komisi X DPR Minta Seleksi PPPK Jadi PNS Prioritas di Wilayah 3T

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi X DPR, Stevano Rizki Adranacus mengusulkan agar proses seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) diprioritaskan ke wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Stevano menilai wilayah 3T lebih memerlukan perhatian lantaran gap kualitas pendidikan nan tinggi.

"Daerah 3T kudu menjadi prioritas. Guru nan mengabdi di wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan akomodasi memerlukan kepastian serta perhatian dari pemerintah," ujar Stevano dalam keterangannya, Kamis (20/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia secara unik mendorong agar pemerintah memberikan perhatian unik kepada Provinsi NTT. Dia menilai NTT mempunyai karakter geografis dan tantangan pemerataan pendidikan nan memerlukan kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat.

"Para pembimbing di NTT telah mengabdi di tengah beragam keterbatasan. Mereka layak mendapatkan kepastian dan penghargaan atas pengabdian tersebut," kata Stevano.

Politikus PDIP itu memuji langkah pemerintah pusat nan bakal memberikan kesempatan kepada pembimbing PPPK untuk menjadi PNS mulai 2027. Namun, dia mau nasib para pembimbing di wilayah 3T lebih menjadi prioritas.

Menurut dia, penguatan status pembimbing di wilayah 3T juga dapat menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempertahankan tenaga pendidik berbobot agar tetap bekerja di wilayah nan membutuhkan.

"Dengan demikian kebijakan tersebut tidak hanya memberikan kepastian bagi para guru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia," katanya.

MenPAN-RB, Rini Widyantini sebelumnya mengumumkan pihaknya bakal membuka seleksi untuk PPPK pembimbing penuh waktu menjadi PNS pada awal 2027 mendatang.

Hal itu disampaikan Rini usai rapat koordinasi dengan Pimpinan DPR di kompleks parlemen, Selasa (18/8). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurizal.

"Kemudian juga bakal diberikan kesempatan untuk PPPK pembimbing untuk ikut melakukan seleksi PNS nan bakal diperkirakan bakal pendaftaran di tahun awal 2027," katanya.

(thr/dal)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional