Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menyoroti munculnya kasus pelecehan seksual melalui aplikasi percakapan pesan nan marak di sejumlah kampus. Lalu menilai perlu ada izin hingga edukasi bagi semua pihak mengenai corak pelecehan seksual tersebut.
Lalu mulanya mengatensi kasus dugaan pelecehan seksual oleh mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UI dalam sebuah group chat. Kasus serupa juga terjadi di lingkup grup chat mahasiswa teknik mesin dan biosistem IPB.
"Kami memandang maraknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan kampus sebagai perihal nan sangat serius dan tidak boleh ditoleransi, baik nan terjadi di FH UI, IPB nan saat ini tetap dalam proses investigasi, maupun di Unpad alias kampus lainnya," kata Lalu Hadrian kepada wartawan, Jumat (17/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu menyebut penanganan kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus merujuk pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi. Lalu mengatakan di sana sudah diatur jelas sistem pencegahan, pelaporan, pemeriksaan, hingga pemberian sanksi.
"Kami tentu memberikan atensi serius dan mendorong Kemdikti Saintek serta seluruh perguruan tinggi untuk menjalankan patokan ini secara tegas dan konsisten, termasuk memastikan perlindungan korban, transparansi proses, serta penindakan nan setara terhadap pelaku tanpa pandang bulu," ungkapnya.
Legislator PKB ini ini lantas menyoroti kasus kekerasan seksual melalui aplikasi daring. Lalu memandang ke depan perlu ada izin nan ketat mengenai pelecehan seksual via siber ini agar ada pengaruh jera bagi pelaku.
"Sangat perlu dilakukan, di izin sebenarnya sangat komplit dan jika memang izin mengenai kekerasan sexual via cyber ini tetap lemah, maka tentu kami mengimbau agar segera duduk bareng, semua pemangku kepentingan untuk memformulakan izin nan tegas dan terukur," katanya.
Diketahui, media sosial belakangan dihebohkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual oleh 16 mahasiswa FH UI dalam group chat. UI mengambil langkah untuk menonaktifkan sementara ke-16 mahasiswa tersebut selama proses pemeriksaan berjalan.
Terbaru, IPB juga menegaskan komitmennya terhadap dugaan pelecehan seksual di kampus. Hal ini menindaklanjuti tangkapan layar group chat diduga milik mahasiswa teknik mesin dan biosistem Institut Pertanian Bogor (IPB) nan beredar di media sosial.
Isi percakapan di grup itu menjurus ke pelecehan seksual. Pihak kampus pun langsung melakukan investigasi mengenai dugaan itu.
(dwr/rfs)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·