Jakarta -
Komisi V DPR berencana membentuk panitia kerja (Panja) untuk mendalami kecelakaan KM Virgo Transport 8 nan terbalik di perairan Laut Jawa. Nantinya, panja bakal mendalami beragam persoalan mengenai kecelakaan kapal.
Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan banyak perihal nan perlu didalami mengenai kecelakaan tersebut. Termasuk pengawasan kapal dan info cuaca.
"Ini kan alasannya cuaca, katanya cuaca kurang bagus. kalo cuaca kurang bagus, kenapa lu berlayar? Ini juga soal gitu loh, info cuaca mereka terima nggak? mengupdate cuaca nggak? Boleh nggak berlayar? Ini nakhodanya gimana? Informasi dari nakhodanya ini kita minta semua diinvestigasi," kata Lasarus kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lasarus mengatakan pembentukan Panja bakal membikin pihaknya mempunyai ruang lebih luas untuk memanggil beragam pihak dan mendalami penyebab kecelakaan. Dia mengatakan panja punya ruang mobilitas lebih dalam.
"Kalau kami mau mengurai satu persatu agar kelak boleh memanggil banyak pihak dalam konteks pendalaman mencari tahu karena kecelakaan ini memang kami bakal corak panja, lantaran panja ruang mobilitas kami lebih dalam gitu loh untuk bisa mendalami dan panja juga kudu punya rekomendasi nanti," jelas Lasarus.
Lasarus mengatakan hasil panja bakal merekomendasikan ada alias tidaknya pelanggaran. Selain itu, Lasarus memastikan pihaknya bakal memanggil pihak Kementerian Perhubungan untuk mendalami persoalan tersebut.
"Pasti, jika ini emang pasti ini bukan kita panggil lagi, kita bakal preteli ini," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, cuaca dan gelombang tinggi menjadi salah satu argumen hambatan pemindahan para korban Kapal Virgo Transport 8 nan terbalik pada Minggu (13/9). Sebanyak 114 korban dari KM Virgo Transport 8 telah sukses dievakuasi ke Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Hingga Selasa (15/9) siang, Basarnas telah mendata 108 korban selamat dan 2 korban meninggal dunia. Sementara 4 korban meninggal bumi lainnya tetap dalam proses identifikasi.
(amw/eva)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·