Komisi IX–BGN Rapat Tertutup Bahas Anggaran, Nanik Perdana Hadir Sebagai Kepala

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Suasana rapat Komisi IX DPR dengan Badan Gizi Nasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Komisi IX DPR menggelar rapat dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6). Rapat disepakati digelar secara tertutup.

Rapat membahas anggaran tersebut dilaksanakan secara tertutup. Rapat tersebut dihadiri Kepala BGN Nanik S. Deyang dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono.

Ini menjadi rapat dengan DPR perdana Nanik setelah diangkat menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, serta dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari dan Charles Honoris.

“Yang saya hormati bapak ibu ketua dan personil komisi IX, nan saya hormati kepala badan gizi Nasional beserta jajarannya. Sebelum kita mulai rapat kita pada siang hari ini, mari berbareng kita bermohon semoga rapat bisa melangkah dengan baik dan rapat berfaedah bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Nihayatul.

“Ada 35 dari 8 fraksi nan datang jadi rapat ini sudah kuorum dan rapat saya buka,” lanjutnya.

Nihayatul kemudian menanyakan sifat rapat nan bakal digelar, apakah terbuka alias tertutup, mengingat agenda membahas anggaran.

“Bapak ibu nan saya hormati, lantaran ini rapat pembahasan anggaran apakah rapat ini terbuka alias tertutup bapak ibu?” tanya Nihayatul.

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang menghadiri rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Peserta rapat kemudian menyepakati agar pembahasan dilakukan secara tertutup.

Nihayatul pun menetapkan pembahasan anggaran BGN berbareng Komisi IX DPR digelar tertutup.

“Oke, seperti rapat-rapat kita kemarin telaah anggaran, rapat ini saya nyatakan tertutup untuk umum,” pungkasnya.

Hingga saat ini, rapat pun tetap melangkah dan digelar tertutup.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan