Komisi III DPR Apresiasi Survei Kepercayaan Publik ke Polri Naik Jadi 82,4%

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta -

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap keahlian Polri berasas Survei Litbang Kompas nan alami peningkatan. Rano menilai publik mulai memandang adanya perbaikan pada aspek pelayanan masyarakat, penegakan hukum, kehadiran abdi negara di tengah masyarakat hingga komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Capaian ini patut diapresiasi. Kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya melalui narasi, tetapi kudu dibuktikan dengan kerja nyata nan konsisten. Ketika masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan, penegakan hukum, dan kehadiran negara melalui Polri, maka kepercayaan itu bakal tumbuh dengan sendirinya," ujar Rano kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Komisi III DPR RI mencatat sejumlah langkah nan dilakukan Polri dalam menangani pemberantasan gambling online, tindak pidana siber, peredaran narkotika, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sampai penguatan pelayanan publik berbasis digital. Rano menyebut keberhasilan tersebut kudu dibarengi dengan komitmen menjaga integritas institusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketegasan terhadap oknum merupakan pesan nan sangat krusial bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kewenangan di tubuh Polri. Justru keberanian melakukan penindakan terhadap personil sendiri menjadi bagian dari upaya membangun lembaga nan profesional, bersih, dan dipercaya masyarakat. Akuntabilitas adalah fondasi utama penegakan hukum," katanya.

Rano juga menilai momentum pengesahan perubahan UU tentang Polri menjadi tonggak krusial dalam memperkuat kelembagaan kepolisian. Menurutnya, penguatan izin tersebut diharapkan bisa mendukung Polri semakin adaptif menghadapi tantangan kejahatan nan terus berkembang.

"Penguatan kelembagaan kudu dimaknai sebagai penguatan tanggung jawab kepada masyarakat. Semakin besar kewenangan nan dimiliki, semakin besar pula tuntutan untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas. Kepercayaan publik merupakan modal terbesar Polri nan kudu dijaga melalui konsistensi reformasi dan pelayanan nan semakin berkualitas," katanya.

Komisi III DPR RI bakal memberi support terhadap penguatan lembaga kepolisian. Rano berambisi Polri tak hanya mempertahankan kepercayaan publik tersebut, tetapi juga meningkatkan kinerjanya seiring waktu.

"Ke depan, saya berambisi tren positif ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan. Polri kudu semakin datang sebagai lembaga penegak norma nan profesional, presisi, humanis, responsif, serta bisa memberikan rasa kondusif dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Survei Litbang Kompas

Survei Litbang Kompas digelar 9 hingga 18 April 2026 dilihat Jumat (26/6/2026). Metode nan dilakukan wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden.

Pengambilan sampel dilakukan random menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Margin of error 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden diberi pertanyaan: Secara umum percaya alias tidak yakinkan Anda keahlian Polri bakal semakin baik di masa mendatang?

Responden menjawab:

- 82,4% responden menjawab yakin
- 12,1% responden menjawab tidak yakin
- 5,5% responden menjawab tidak tahu

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan kepercayaan publik ke Polri naik menjadi 82,4 persen. Survei Litbang Kompas menyatakan publik percaya lembaga Polri bisa semakin baik ke depan.

(dwr/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News