Pelatih Timnas Kolombia Nestor Gabriel Lorenzo(Instagram/@nestorglorenzo)
PERTANDINGAN Kolombia vs Portugal berhujung tanpa gol 0-0. Meskipun demikian Pelatih Kolombia Nestor Gabriel Lorenzo bangga timnya sukses finis sebagai juara Grup K Piala Dunia 2026, saat laga penentu di Stadion Hard Rock, Florida, Minggu (28/6) WIB.
"Saat melawan Portugal, kami menciptakan banyak kesempatan tetapi pada babak gugur setiap kesempatan nan terbuang bisa berakibat fatal," ujar Lorenzo seusai pertandingan dalam laman FIFA.
Menurut melawan Portugal dengan pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo menjadi modal krusial bagi Kolombia saat laga selanjutnya menghadapi Ghana dalam babak 32 besar, pada Sabtu (4/7).
Ia menegaskan agar Kolombia tidak boleh menyia-nyiakan setiap kesempatan nan ada. Ditambah, setiap kesalahan mini bisa menjadi malapetaka untuk menentukan hasil pertandingan.
Menurut Lorenzo, Kolombia bisa menjaga disiplin permainan sepanjang laga. Tim ini juga terus melancarkan serangan ke gawang Portugal.
Ia pun memberi apresiasi atas permainan Davinson Sanchez dan Jefferson Lerma nan tampil solid sepanjang pertandingan.
Status juara grup, kata Lorenzo, dapat meningkatkan ekspektasi publik terhadap Kolombia. Tetapi dia tak mau terlena dan bakal konsentrasi menghadapi setiap pertandingan selanjutnya.
Dengan skor seri, Portugal menempati runner up di bawah Kolombia dalam klasemen Grup K. Kolombia menorehkan tujuh poin dari tiga laga, sedangkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan membukukan lima poin. Sementara itu, Kongo menempati posisi ketiga klasemen dan berkuasa maju ke fase 32 besar.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·