Kodim Temanggung Kawal Ketat Pembangunan Enam Jembatan Garuda Demi Kualitas Infrastruktur

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

, TEMANGGUNG,

Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung mengawal secara langsung pembangunan enam unit Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Langkah ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membangun dan menjaga kualitas prasarana untuk mempermudah akses masyarakat pedesaan.

Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Richie Fadly, di Temanggung pada Jumat, menegaskan bahwa pengawalan ini dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan melangkah sesuai perencanaan. Ia menekankan agar pembangunan memenuhi standar mutu serta bisa memberikan faedah jangka panjang bagi warga.

Lokasi Strategis Enam Titik Pembangunan

Enam titik pembangunan jembatan tersebut tersebar di beragam kecamatan. Adapun lokasinya meliputi Desa Mojotengah (Kecamatan Kedu), Desa Giyono (Kecamatan Jumo), Desa Duren (Kecamatan Bejen), Desa Wonoboyo (Kecamatan Wonoboyo), Desa Candisari (Kecamatan Bansari), serta Desa Putat (Kecamatan Bulu).

Letkol Inf Richie Fadly menyampaikan bahwa seluruh jembatan dibangun di atas aliran sungai. Infrastruktur ini berfaedah sebagai akses penghubung antardesa nan selama ini menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat.

Pengawasan Langsung Demi Kualitas dan Transparansi

Menurut Letkol Richie, pengawasan secara langsung merupakan bagian dari tanggung jawab moral. Hal ini untuk memastikan bahwa pembangunan nan menggunakan anggaran negara betul-betul menghasilkan prasarana berbobot dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

"Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi utamakan kualitas. Jembatan nan dibangun hari ini kudu bisa memberikan faedah selama bertahun-tahun," tegasnya. Ia juga meminta agar Babinsa terus mengawal pembangunan berbareng pemerintah desa dan memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai RAB (Rencana Anggaran Belanja), spesifikasi teknis, serta mengutamakan aspek keselamatan kerja.

Letkol Richie menuturkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya menjalankan kegunaan pembinaan teritorial. Mereka juga menjadi mitra pemerintah desa dalam mengawal setiap program pembangunan agar melangkah transparan, tepat sasaran, dan sesuai angan masyarakat.

Manfaat Vital bagi Mobilitas Warga Pedesaan

Keberadaan enam Jembatan Garuda tersebut mempunyai makna krusial bagi kehidupan masyarakat pedesaan. Selain menghubungkan dua desa nan sebelumnya dipisahkan oleh aliran sungai, jembatan ini menjadi jalur utama mobilitas penduduk dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan pemerintahan.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional