Koalisi Buruh Bantah Klaim Said Iqbal soal Tidak Ada Demo Agustus-September

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Presiden KSPI Andi Gani dalam Rakernas KSPI 2026 di area Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menolak pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, soal tidak adanya demo pekerja pada Agustus-September.

Hal ini disampaikan perwakilan KBPBI Andi Gani Nena Wea seusai pertemuan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jakarta Selatan pada Jumat (7/8).

Menurut Andi, klaim Said Iqbal tidak berdasar lantaran dia bukan bagian koalisi besar buruh.

“Ada pernyataan penasihat unik presiden bahwa tindakan pekerja tidak bakal terjadi Agustus-September. Koalisi Besar Buruh menyatakan penolakan klam pihak kerabat Said Iqbal lantaran tidak ada Iqbal dalam bagian kami,” kata Andi.

Pernyataan Said Iqbal dinilai tidak representatif karena, menurut Andi, 90 persen kekuatan pekerja berada di koalisinya.

“Jadi tidak ada penasihat unik presiden nan bisa mengatur-ngatur Koalisi Besar. Bagaimana mungkin 90 persen kekuatan pekerja diatur oleh soalannya Said Iqbal,” lanjutnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai berbincang dengan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Jakarta Selatan, Jumat (7/8). Foto: Dok. Istimewa

Klaim Said Iqbal, dia melanjutkan, sangat merugikan golongan buruh.

“Kami bantah keras menjamin tidak ada demonstrasi Agustus sampai September merupakan satu klaim nan sangat-sangat merugikan Koalisi Besar,” tegasnya.

Pada intinya KBPBI sementara tetap menyalurkan tuntutannya lewat jalur dialog. Namun, tidak menutup kemungkinan mereka bakal turun ke jalan untuk demo besar-besaran.

“Kami bakal tetap melanjutkan jalur diplomasi dan andaikan di satu titik kami kudu melakukan tindakan nan tertib walaupun besar besaran. Kami jamin bakal tetap kondusif dan tenteram lantaran kewenangan menjalankan pendapat adalah dijamin undang-undang,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan