KNKT Belum Simpulkan Penyebab Kecelakaan KA dan KRL di Bekasi Timur

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono saat Rapat Kerja dan RDP dengan Komisi V di DPR RI, Senayan, Kamis (21/5/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menegaskan belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan nan melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur nan terjadi April lalu.

“Pada presentasi saat ini kami hanya menyajikan info faktual, tidak terdapat kajian dan tidak ada konklusi terhadap penyebab terjadinya kecelakaan. Namun dari presentasi kami kelak bisa diambil beberapa pemahaman kenapa kecelakaan tersebut bisa terjadi,” ungkap Soerjanto saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5).

Ia juga menekankan investigasi KNKT dilakukan dengan prinsip tidak mencari kesalahan maupun menentukan pihak nan bertanggung jawab secara hukum.

“Prinsip investigasi KNKT: no blame, investigasi tidak untuk mencari kesalahan. No judicial, investigasi KNKT tidak untuk memberikan hukuman alias hukuman. No liability, investigasi KNKT tidak untuk mencari siapa nan bertanggung jawab dan menanggung kerugian sesuai dengan PP 62 tahun 2013,” ungkapnya.

Ia pun menjelaskan kronologi pergerakan sejumlah rangkaian kereta di Stasiun Bekasi dan Bekasi Timur sebelum terjadinya kecelakaan.

“Pada pukul 20:33:59 KA 5568 Commuter Line masuk dan berakhir di jalur 6 Stasiun Bekasi. Pukul 20:34:45 sampai dengan pukul 20:38:32 KA Sawunggalih masuk dan berakhir di jalur 3 Stasiun Bekasi untuk proses naik turun penumpang. Selanjutnya KA 116 (Sawunggalih) berangkat dari Stasiun Bekasi melalui jalur 3 menuju ke timur,” tutur Soerjanto.

“Pukul 20:45:32 KA 5568 Commuter Line berangkat dari Stasiun Bekasi menuju Stasiun Bekasi Timur. Pukul 20:48:13 sampai 20:48:29 KA 5568A proses masuk dan berakhir di Stasiun Bekasi Timur di jalur 1,” lanjutnya.

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai berbenturan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

KNKT juga mencatat bahwa pada pukul 20.48 terjadi kecelakaan antara KA 5181 Commuter Line dengan Taksi Green SM di perlintasan sebidang Bekasi Timur.

“Pukul 20:48:29 kejadian tabrakan antara KA 5181 Commuter Line dengan kendaraan bermotor roda empat di JPL Bekasi Timur jalur hilir. Ini jamnya 20:48:29 Pak,” kata Soerjanto.

“Pukul 20:48:53 sampai dengan pukul 20:48:59 KA 5568 setelah naik turun penumpang melangkah 1,69 meter, jadi cuman pendek aja, dan berakhir lantaran masinis memandang kerumunan masyarakat di jalur hulu,” sambungnya.

Ia pun juga menjelaskan KA Argo Bromo Anggrek melintas dengan sinyal hijau di Stasiun Bekasi sebelum akhirnya terjadi tabrakan di Stasiun Bekasi Timur. Sinyal itu menyala hijau meski ada gangguan di depan.

"Maka dia bergerak," ucap dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan