Ilustrasi(Dok Istimewa)
SEBANYAK 391 jemaah dan petugas Kelompok Terbang (Kloter) 07 Debarkasi Padang tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (12/6) pagi.
Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA979 nan membawa rombongan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, mendarat di BIM pukul 05.50 WIB waktu subuh.
Kedatangan jemaah disambut Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Padang Kelas IA, Afrizen, berbareng jejeran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang nan telah bersiaga sejak awal hari.
Suasana haru dan syukur tampak mewarnai kehadiran para jemaah. Satu per satu jemaah turun dari pesawat dalam kondisi sehat. Petugas langsung memberikan pendampingan dan memastikan seluruh proses kehadiran melangkah lancar.
Namun di tengah kehadiran tersebut, perhatian tertuju pada seorang jemaah asal Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, atas nama Kasmid Kasan (81 tahun). Jemaah nan mutasi dari Kloter 05 itu kudu mendapatkan penanganan medis setibanya di Padang.
Dokter Kantor Kekarantiaan Padang (KKP), Resnita mengatakan, Kasmid sebelumnya tertunda kepulangannya berbareng Kloter 05 lantaran kondisi kesehatan. Ia sempat dirawat di rumah sakit Arab Saudi.
Setelah tiba di BIM berbareng Kloter 07, dia langsung dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
“Alhamdulillah jemaah atas nama Kasmid Kasan sudah berada di RSUP M. Djamil Padang dan telah mendapatkan tindakan medis. Saat ini beliau didampingi oleh PPIH Embarkasi Padang berbareng panitia dari Provinsi Bengkulu,” ujar petugas PPIH.
Dokter Resnita mengatakan, jemaah ini mengalami Fraktur columna femur tertutup alias Patah tulang paha kiri tertutup sejak 10 hari yg lalu, dan sesak nafas diatas pesawat sejak 6 jam nan lampau (dihitung saat landing) di BIM
Kloter 07 sendiri berjumlah 391 oramg, terdiri dari 250 jemaah asal Kota Bukittinggi, 133 jemaah asal Kota Pariaman, serta satu jemaah asal Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
Kloter ini juga didampingi empat petugas kloter, satu petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta dua Petugas Haji Daerah (PHD).
Ketua Kloter 07, Misra Elfi, mengatakan proses pemulangan jemaah dari Jeddah menuju Tanah Air berjalan lancar. Selama perjalanan, jemaah dapat mengikuti seluruh tahapan kepulangan dengan baik tanpa hambatan nan berarti.
“Alhamdulillah perjalanan dari Jeddah hingga tiba di Padang melangkah lancar. Secara umum jemaah dalam kondisi sehat dan tidak ada gangguan nan berfaedah selama penerbangan,” kata Misra.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak lepas dari kekompakan seluruh jemaah, petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu nan saling membantu selama berada di Tanah Suci.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah nan telah menjaga kebersamaan dan kekompakan sejak berangkat hingga kembali ke Tanah Air. Dukungan seluruh ketua rombongan dan ketua regu sangat membantu kelancaran pelayanan selama di Arab Saudi,” ujarnya.
Meski demikian, Kloter 07 juga menyisakan duka. Satu orang jemaah atas nama Yunilis Muin (73 tahun) asal Kota Bukittinggi wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Misra membujuk seluruh jemaah untuk mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta family nan ditinggalkan diberi ketabahan.
“Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh kebaikan ibadahnya diterima Allah SWT. Kami juga mendoakan family nan ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” tuturnya.
Secara keseluruhan, lanjut Misra, jemaah Kloter 07 bisa menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.
Adapun petugas nan mendampingi Kloter 07 terdiri dari Misra Elfi sebagai Ketua Kloter, Irfan Junaidi Pembimbing Ibadah, Yelfi Novita Roza master kloter, dan Deni Jusman Abustamam sebagai paramedis. Kloter ini juga didampingi Ahmad Budiman dari KBIHU serta dua Petugas Haji Daerah, Yessi Agustin dan Dirmayanto Zaidir.
Dengan kehadiran Kloter 07, jumlah jemaah dan petugas Embarkasi Padang nan telah kembali ke Tanah Air mencapai 2.733 orang. PPIH Debarkasi Padang terus melanjutkan proses pemulangan kloter berikutnya hingga seluruh jemaah kembali ke wilayah asal.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·