KKI 2026 Ditutup, BI Catat Transaksi UMKM Rp 144,2 Miliar, Naik 46 Persen

Sedang Trending 15 menit yang lalu
Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 Closing Ceremony di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 resmi ditutup setelah berjalan selama empat hari. Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi penjualan dalam arena tersebut mencapai Rp 144,2 miliar alias meningkat 46 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Deputi Gubernur BI Aida S Budiman mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu corak apresiasi atas penyelenggaraan KKI 2026. Menurutnya, nomor tersebut tetap berpotensi bertambah lantaran penghitungan transaksi baru dilakukan hingga malam sebelum aktivitas penutupan.

“Artinya, 3 hari dibandingkan 4 hari 2025. Itu saja sudah menghasilkan jumlah penjualannya Bapak-Ibu naik 46 persen Rp 144,2 miliar,” kata Aida dalam Closing Ceremony Karya Kreatif Indonesia, di JCC, Jakarta, Minggu (23/8).

Selain transaksi penjualan, KKI 2026 juga mencatat capaian dari beragam aktivitas business matching. Untuk business matching export, nilai transaksi mencapai Rp 169,9 miliar nan melibatkan 16 negara dan 192 UMKM.

Sementara itu, business matching pembiayaan mencapai Rp 285 miliar. Nilai tersebut meningkat 30,3 persen dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir.

Aida menilai capaian tersebut menjadi perihal nan patut diapresiasi, terutama di tengah kondisi dunia nan dinilai berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Deputi Gubernur BI Aida S Budiman saat di Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 Closing Ceremony di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

“Memang tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, tapi Bapak-Ibu kondisi globalnya sangat jauh berbeda dibandingkan tahun lalu. Tahun ini kita punya geopolitik nan sangat susah, tapi intinya dengan nomor nan berbeda tersebut UMKM Indonesia ini berkekuatan saing,” ungkapnya.

Dalam penutupan KKI 2026, Aida juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak nan terlibat dalam penyelenggaraan acara. KKI tahun ini melibatkan 27 kementerian dan lembaga serta 34 asosiasi mitra, industri, perbankan, akademisi, kurator, desainer, komunitas, lembaga, dan pemerintah daerah.

Dari sisi peserta, KKI 2026 diikuti lebih dari 1.850 UMKM dari beragam daerah. Hampir 600 UMKM di antaranya datang secara bentuk dalam rangkaian acara.

Produk nan ditampilkan beragam, mulai dari wastra, busana jadi, makanan dan minuman, hingga produk home decor. Peserta juga mencakup pelaku UMKM nan telah berkembang hingga anak-anak muda nan baru mengikuti KKI.

Aida mengatakan keberhasilan UMKM juga tidak terlepas dari support jaringan BI di beragam wilayah. BI mempunyai 46 instansi perwakilan di dalam negeri dan lima instansi perwakilan di luar negeri nan turut mendukung UMKM Indonesia.

Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 Closing Ceremony di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

KKI 2026 juga membawa sejumlah pembaruan. BI mencatat terdapat lima kebaruan dalam penyelenggaraan tahun ini, mulai dari impactful outcome, penguatan kolaborasi, pembangunan ekosistem end-to-end, penemuan local brand, hingga aspek keberlanjutan.

KKI bakal kembali digelar pada 2027. Penyelenggaraan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya untuk terus mendorong UMKM agar tumbuh dan semakin berdaya.

“Terakhir, ini adalah syukur dan apresiasi nan selalu kita lakukan untuk tahun depan kita kembali lagi merencanakan KKI tahun 2027. Untuk apa? Supaya UMKM kita tumbuh, tanggung, dan berkekuatan saing,” tuturnya.

Ia juga membujuk masyarakat untuk terus mendukung produk UMKM Indonesia dengan membeli dan menggunakan produk lokal. Aida menutup rangkaian KKI 2026 dengan membujuk seluruh pihak untuk kembali berjumpa dalam penyelenggaraan KKI tahun depan.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan