Kisah Unik Pebulu Tangkis Popov Bersaudara, Kakak Beradik yang Kompak Naik Podium di German Open 2026

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Kisah Unik Pebulu Tangkis Popov Bersaudara, Kakak Beradik nan Kompak Naik Podium di German Open 2026

Christo Popov dan Toma Junior Popov. (Foto: Instagram/@germanopenofficial)

KISAH unik pebulu tangkis Popov berkerabat menarik diulas. Kakak beradik ini kompak naik podium di German Open 2026.

Pencapaian ini tentu jadi terasa begitu manis bagi Popov bersaudara. Apalagi, German Open 2026 jadi turnamen dengan level cukup tinggi, ialah Super 300.

Christo Popov dan Toma Junior Popov

1. Kiprah Manis

Prancis diketahui punya sejumlah pebulu tangkis nan diandalkan, utamanya di sektor tunggal putra. Di antaranya, ada nama Christo Popov dan juga Toma Junior Popov.

Kehadiran keduanya jadi sorotan lantaran diketahui berstatus kakak beradik. Toma lahir lebih dulu pada 29 September 1998. Sementara Christo, dia baru berumur 24 tahun lantaran lahir pada 8 Maret 2002.

Kiprah Popov berkerabat makin terasa unik lantaran keduanya diketahui ditangani oleh ayahnya sendiri, ialah Toma Popov Sr. Sang ayah memang diketahui merupakan mantan pemain dan pembimbing tim nasional Bulgaria. Dia kemudian mendirikan akademi bulu tangkis di Prancis nan diikuti anak-anaknya.

Keduanya kompak ikuti beragam arena bergengsi lantaran memang secara ranking BWF sudah menempati posisi tinggi. Kini, Christo ada di urutan kelima pada ranking BWF. Sementara Toma, dia di posisi ke-17 dunia.

Penampilan manis pun sukses ditunjukkan Toma dan juga Christo kala mentas di German Open 2026 nan bergulir 2 pekan lalu. Kala itu, lantaran banyak pemain bintang nan absen, Christo pun berstatus unggulan pertama. Sementara Toma, dia berstatus unggulan keenam.

Siapa sangka, keduanya bisa melangkah jauh usai kalahkan satu per satu lawannya di babak pertama hingga semifinal. Bagi Christo, musuh terberatnya adalh Lin Chun-yi dari Taiwan di babak semifinal. Namun laga dimenangkannya dengan skor 21-10, 18-21, dan 21-18.

Sementara itu, Toma sudah kudu hadapi duel sengit di babak pertama melawan Aria Dinata (Kroasia). Dia kudu berkompetisi rubber game untuk bisa menang dengan skor 17-21, 21-13, dan 21-14. Namun, ketangguhan Popov berkerabat membawa mereka akhirnya bisa lolos ke final.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com