
Simak kisah tunggal putri terbaik Mia Audina nan pindah ke Belanda (Foto: PBSI)
KISAH tunggal putri terbaik Mia Audina menarik untuk diulas. Sebab, salah satu peraih lencana Olimpiade termuda itu memutuskan pindah ke Belanda.
Mia dikenal sebagai salah satu pebulu tangkis Indonesia nan sukses menyumbang lencana perak di Olimpiade Atlanta 1996. Ia pun digadang-gadang jadi penerus Susy Susanti di tunggal putri.
1. Pindah ke Belanda

Namun, Mia mengejutkan publik ketika memutuskan pindah kebangsaan pada 2000. Banyak dugaan perihal itu lantaran sang pebulu tangkis mengikuti suaminya Tylio Arlo Lobman nan memang merupakan penduduk negara Belanda.
Sang suami lantas dituduh menghasut Mia beranjak kewarganegaraan. Namun, sang pebulu tangkis angkat bicara belum lama ini mengenai keputusan tersebut.
Mia mengaku pindah kewarganeraan bukan lantaran Lobman. Ia terdorong mengambil keputusan berat tersebut lantaran ditinggalkan sosok tercinta, ialah ibunya, untuk selamanya.
“Bukan lantaran ikut suami, ya banyak kurang lebihnya seperti itu. Tetapi, banyak cerita di belakang itu, salah satu alasannya lantaran ibu saya meninggal,” cerita Mia, dikutip dari Youtube PB Djarum.
“Saya selalu main buat mami nan sudah sakit beberapa tahun lalu, dan saya selalu bermain buat dia, membiayai dia, dan sebagainya,” tukas wanita nan sekarang berumur 46 tahun itu.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·