
Pevoli asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova. (Foto: Instagram/altynbekova_20)
NAMA Sabina Altynbekova telah lama menjadi buah bibir di jagat voli internasional sejak kemunculannya di Kejuaraan Voli Junior Asia 2014. Namun, di kembali parasnya nan menawan, pevoli asal Kazakhstan ini dikenal sebagai sosok Muslimah nan sangat teguh memegang prinsip agamanya.
Bagi Sabina, ketenaran hanyalah titipan, sementara ketaatan kepada sang Pencipta adalah prioritas utama.
1. Kekaguman pada Masjid
Sabina tidak pernah ragu menunjukkan identitas keislamannya di hadapan publik. Melalui akun media sosial pribadinya, dia kerap membagikan momen-momen spiritual nan menyentuh hati.
Salah satu kegemaran nan sering Sabina lakukan adalah mengunjungi masjid-masjid dengan arsitektur indah, nan menurutnya memberikan ketenangan jiwa luar biasa.
"Agama saya adalah Islam, saya selalu berambisi kepada Allah," tulisnya dalam sebuah unggahan di IG @altynbekova_20.
Bagi atlet bertubuh tinggi semampai ini, atmosfer di sekitar masjid mempunyai daya tarik tersendiri nan bisa memperkuat imannya. Ia sering kali memuji keelokan rumah ibadah tersebut, menggambarkan masjid bukan sekadar bangunan, melainkan sumber inspirasi dalam menjalani hidup sebagai atlet profesional.
Sabina Altynbekova terpesona pada keelokan masjid (Foto: Instagram/@altynbekova_20)
2. Bicara Karier
Perjalanan pekerjaan Sabina sempat singgah di Indonesia saat dia memperkuat klub debutan, Yogya Falcons, pada Proliga 2025. Meski kehadirannya memicu euforia luar biasa dari fans voli Tanah Air, kiprahnya di lapangan tidak sepenuhnya melangkah mulus. Sabina kandas membawa timnya menembus babak final four, nan membikin petualangannya di Liga Voli Indonesia berhujung lebih sigap dari ekspektasi banyak orang.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·