
Mohammad Ahsan berbareng sang istri. (Foto: Instagram/king.chayra)
KISAH pebulu tangkis Mohammad Ahsan nan belum mau menjadi pembimbing seperti mantan partner-nya, Hendra Setiawan, menarik untuk dibahas. Ternyata, penyebab utama Ahsan belum mau menjadi pembimbing bulu tangkis lantaran mau menghabiskan waktu berbareng keluarga.
Sebagai salah satu legenda dobel putra terbaik nan pernah dimiliki Indonesia, sosoknya tetap menjadi magnet bagi banyak negara meski dia telah resmi menggantung raket. Di tengah masa pensiunnya, laki-laki asal Palembang ini mengungkap sebuah kebenaran menarik, dia telah menjadi sasaran banyak negara untuk dijadikan pelatih.
Namun, berbeda dengan mitra setianya, Hendra Setiawan, nan langsung terjun ke bumi kepelatihan, Ahsan memilih langkah nan lebih tenang. Ia memilih untuk berakhir sejenak dari hiruk-pikuk kejuaraan demi kehidupan nan selama puluhan tahun dia korbankan.
1. Prioritas Keluarga
Keputusan Ahsan untuk pensiun pada tahun 2025 lampau bukan tanpa argumen nan kuat. Pria berumur 37 tahun tersebut mengaku mau menebus waktu nan lenyap berbareng istri dan anak-anaknya.
Bagi Ahsan, satu tahun pertama setelah pensiun adalah waktu sakral untuk betul-betul menikmati peran sebagai kepala family tanpa gangguan agenda turnamen nan padat.
Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan foto aldhi
"Tujuan mau pensiun memang mau rehat dulu. Memang tahun ini mau komitmen rehat dulu, buat family dulu, terus memang betul-betul menikmati lah. Dulu kan sudah puluhan tahun," ungkap Ahsan saat ditemui di Daddies Arena.
Ahsan menegaskan menjadi pembimbing memerlukan komitmen waktu dan tenaga nan besar. Untuk saat ini, hatinya belum siap untuk kembali terikat pada agenda latihan dan turnamen nan menuntut dedikasi penuh.
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·