
Tunggal putra asal Singapura, Loh Kean Yew. (Foto: Instagram/lohkeanyew)
SINGAPURA – Nama Loh Kean Yew sekarang dikenal sebagai salah satu pebulutangkis elite bumi nan pernah merajai podium tertinggi Kejuaraan Dunia 2021. Namun, di kembali kelincahannya di lapangan hijau, atlet bulu tangkis kelahiran Penang, 26 Juni 1997 ini mempunyai sisi kehidupan nan disiplin sebagai seorang prajurit.
Ya, Loh tercatat pernah menyandang pangkat Kopral Kelas Satu di Angkatan Bersenjata Singapura (SAF). Perjalanan hidupnya di Singapura dimulai sejak usia 13 tahun melalui Beasiswa Olahraga Luar Negeri.
Demi mengejar mimpi menjadi profesional, Loh apalagi berani mengambil keputusan besar untuk putus sekolah dari Politeknik Republik. Sebagai penduduk negara Singapura nan dia peroleh pada 2015, Loh wajib memenuhi tanggung jawab bela negara melalui skema dinas nasional.
1. Kedisiplinan Militer
Selama periode 2016 hingga 2018, Loh Kean Yew mendedikasikan waktunya untuk menjalani Wajib Militer (NS). Menariknya, di tengah tanggung jawabnya sebagai operator transportasi di Angkatan Bersenjata, dia tetap tidak meninggalkan raketnya.
Loh Kean Yew @lohkeanyew
Loh berasosiasi dengan Asosiasi Olahraga Angkatan Bersenjata Singapura (SAFSA) untuk menjaga performanya tetap tajam. Dedikasinya di bumi militer dan olahraga melangkah beriringan dengan sangat baik.
Berkat kegigihannya tetap berlatih sembari bertugas, Loh dianugerahi gelar olahragawan terbaik oleh SAFSA pada tahun 2018. Kedisiplinan ala militer ini tampaknya membentuk mentalitas baja Loh, nan terbukti dengan rutinitas latihannya nan mencapai 30 jam seminggu, mencakup sesi lapangan, gym, hingga lari kardio.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·