Kisah Kecil Veda Ega Pratama, Rider Berbakat Indonesia yang Dijuluki Ovedinha dan The Young Lion

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Kisah Kecil Veda Ega Pratama, Rider Berbakat Indonesia nan Dijuluki Ovedinha dan The Young Lion

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)

KISAH kecil Veda Egra Pratama, rider berbakat Indonesia nan dijuluki Ovedinha dan The Young Lion menarik untuk dibahas. Pasalnya pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta itu baru saja sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah balap motor dunia.

Veda Ega Pratama, pembalap berumur 17 tahun, sukses memecahkan rekor sebagai pembalap Indonesia pertama nan berdiri di podium kejuaraan bumi Grand Prix setelah finis ketiga di Moto3 Brasil 2026 nan berjalan di Autodromo Internacional Ayrton Senna.

Keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan sesaat, melainkan buah dari dedikasi nan dimulai sejak usia enam tahun di lintasan motocross sederhana. Di bawah pengarahan sang ayah, mantan pembalap nasional Sudarmono, Veda mengasah hatikecil balapnya sebelum akhirnya menapaki tangga prestasi melalui Astra Honda Racing School hingga mendominasi Asia Talent Cup 2023 sebagai juara.

1. OVedinha Cetak Sejarah di Brasil

Ada cerita unik di kembali kesuksesan Veda di Negeri Samba. Menjelang balapan seri kedua Moto3 2026, atmosfer tim Honda Team Asia terasa begitu hangat dengan diperkenalkannya julukan baru bagi Veda, ialah "O’Vedinha".

Nama nan kental dengan nuansa lokal Brasil ini diambil dari style penamaan unik pesepak bola setempat, komplit dengan sapaan "bom dia" dan seruan "joga bonito" nan ikonik dari bibir Veda.

 Instagram/@veda_54) Veda Ega Pratama naik podium di Moto3 Brasil 2026 (Foto: Instagram/@veda_54)

Meski tampil ceria dengan identitas barunya, Veda menghadapi tantangan cuaca ekstrem di sirkuit Goiania nan sangat menyengat. Namun, tantangan bentuk tersebut justru dibalut dengan performa luar biasa.

Walaupun sempat tercecer ke posisi ke-10 akibat kejadian kontak dan red flag, Veda menunjukkan kelasnya saat balapan dimulai kembali. Ia tampil menggila dengan melahap tujuh posisi hanya dalam lima lap tersisa demi mengamankan podium berhistoris bagi Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com